Hujan Deras Sebabkan Longsor di Lereng Bromo Probolinggo

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Hujan deras yang melanda Lereng Bromo Probolinggo, Jawa Timur, berakibat pada longsor di sejumlah tempat. Sedikitnya ada tiga lokasi longsor. Salah satunya, di jalur menuju wisata strawberry. Akibatnya, puluhan warga di dua dusun, sempat terisolir.
Hujan deras selama dua hari berturut-turut, berakibat pada meluapnya sejumlah aliran sungai. Selain itu, hujan deras juga membuat struktur tanah menjadi labil.
Advertisement
Keadaan itu berakibat pada terjadinya tiga titik longsor di Lereng Bromo. Antara lain, di tebing Wonotoro, akses jalan menuju wisata strawberry Desa Sapikerep dan terakhir di Desa Sariwani.
Jembatan ambrol menuju lokasi wisata Strawberry di Sapikerep. (FOTO: Ryan/TIMES Indonesia)
Warga bersama seluruh komponen masyarakat, TNI dan Polri pun bahu-membahu bersihkan material longsor. Sehingga akses menuju wisata gunung bromo bisa dilewati lagi.
“Kalau yang di sini, di jalur menuju wisata Strawberry Sapikerep, karena jembatan yang baru sekitar enam bulan dibangun, konstruksinya jelek. Sehingga tergerus air. Masa jembatan beton kalah dengan jembatan bambu,” terang Pelda Nurhuda Dodik, Bati Wanwil (Bintara Tinggi Perlawanan Wilayah) Koramil Sukapura, Rabu (17/11/2021) petang.
Akses menuju wisata agro Strawberry pun sempat masih lumpuh. Karena jembatan penghubung utama ambrol tidak kuat menahan derasnya luapan sungai. Untuk sementara, jalur menuju wisata agro di tutup sementara karena kendaraan roda 4 tidak bisa masuk.
Sementara jembatan alternatif dari bambu, kondisinya membahayakan pengunjung yang mengendarai sepeda motor.
Jembatan ambrol ini selain melumpuhkan wisata agro, sekitar 50 warga tersiolir. Warga juga tidak bisa menjual hasil ladang, berupa sayur mayur.
“Kalau tempat wisatanya kami tutup sementara, karena mobil tidak bisa masuk. Begitu pula pikup atau truk sayur. Pengangkutan dilakukan bertahap dengan sepeda motor,” kata tokoh masyarakat setempat, Suwandi.
Keterangan Suwandi, jembatan yang ambrol di sekitar Lereng Bromo Probolinggo itu merupakan bantuan perbaikan dari BPBD Kabupaten Probolinggo. Menggunakan dana tidak terduga. Warga berharap agar jembatan ambrol segera diperbaiki. Mengingat jembatan tersebut baru 6 bulan selesai dibangun. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Deasy Mayasari |
Publisher | : Sofyan Saqi Futaki |