Antisipasi Omicron, Kapolda Jatim: Perketat Kedatangan Orang dari Luar Negeri

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron, pemerintah akan melakukan pengetatan kepada pelaku perjalanan luar negeri di Bandara, Pos Lintas Batas Negara (PLBN), dan Pelabuhan Laut. Hal tersebut disampaikam Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta usai menggelar rapat kordinasi secara virtual di Bandara terminal 2 Internasional Juanda Sidoarjo, pada Jum'at (24/12/2021) bersama Kapolri, Menteri Perhubungan dan Menteri Kesehatan.
Nico menuturkan bahwa pelaku perjalanan luar negeri ada dua yakni PMI, Pekerja Migran Indonesia non-PMI. Pihaknya telah menyiapkan anggota untuk melalukan pengetatan terhadap pelaku perjalanan luar negeri di Bandara Juanda.
Advertisement
"Kami sudah menyiapkan satgas yang dikeluarkan oleh Gubernur Jatim. Bapak Pangdam sebagai ketua, saya wakil ketua dan Bapak Sekda, wakil ketua dua, yang tentunya didukung oleh beberapa satgas-satgas," ujarnya Kapolda Jatim, didampingi Kasdam V/Brawijaya, Danlanud AL, Danrem, General Manager Angkasa Pura 1 dan KKP, serta Imigrasi.
Satgas-satgas tersebut akan mengatur mekanisme pelaku perjalanan luar negeri saat masuk di bandara Juanda. Mekanisme yang dijalankan adalah untuk PMI akan ada pemeriksaan dokumen keimigrasian dan pemeriksaan barang-barang.
"Lalu kami tempatkan di empat titik, yang paling terbesar adalah di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya. Kapasitas seluruhnya 1991 termasuk cadangan. Lalu di dalam Asrama Haji dilakukan PCR tes," jelasnya.
Pihaknya juga sudah menyiapkan angkutan milik TNI Polri dan Pemprov yang membawa PMI ke tempat karantina. Kapasitasnya adalah 160 orang perhari.
"Dikaitkan dengan 1991 kapasitas, dengan asumsi kalau misalkan 160 ini setiap hari datang dan positif, masih bisa ditampung 1600 dalam proses penyembuhannya itu," paparnya.
Ia juga meminta dalam proses dengan kedatangan pelaku perjalanan luar negeri untuk melakukan konfirmasi satu seminggu atau tiga hari sebelumnya. Agar pihaknya bisa mendapatkan informasi untuk segera dilakukan perencanaan.
"Mudah-mudahan dengan adanya koordinasi yang baik ini maka mekanisme dalam penerimaan pelaku perjalanan luar negeri di Bandar Juanda ini berjalan dengan baik," ucapnya. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Rizal Dani |