Ekonomi

PT Medco Geothermal Segera Eksploitasi Panas Bumi Ijen

Sabtu, 16 April 2022 - 20:35 | 510.37k
Ilustrasi panas bumi (FOTO: pexels-pixabay)
Ilustrasi panas bumi (FOTO: pexels-pixabay)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BONDOWOSO – PT Medco Geothermal Indonesia, sudah selesai melakukan eksplorasi panas bumi di kawasan Ijen Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Sebentar lagi akan mulai melakukan eksploitasi. 

Titik pengeboran berlokasi di sekitar objek wisata alam Kawah Wurung. Rencananya panas bumi tersebut akan digunakan untuk pembangkit listrik.

Advertisement

General Manajer PLTP Ijen - PT. Medco Geothermal Indonesia, Novianto mengaku telah menyelesaikan tahap eksplorasi. 

Pihaknya tengah mengurus perizinan lebih lanjut, salah satunya persetujuan ke Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) terkait tahap eksploitasi. 

Menurutnya, diperkirakan akhir Tahun 2022 persiapan peralatan pembangkit sudah tuntas. Kemudian dua tahun berikutnya sudah bisa berproduksi. 

Selama proses produksi, Medco akan melakukan pembangunan mess karyawan dan kantor di Bondowoso bukan di Banyuwangi. 

"Karena kegiatan pembangkit listriknya itu posisinya di Kawah Wurung (Bondowoso). Tentunya karyawan, pihak yang bekerja itu harus berdekatan," jelas dia.

Menurutnya, untuk tenaga kerja sendiri  dibagi dua. Yaitu pekerja yang bekerja secara langsung, dan bekerja secara tak langsung.

Adapun yang dimaksud pekerja yang bekerja secara tak langsung seperti security. Dibutuhkan sekitar 13-15 orang. Kemudian operator 36 orang dan juga beberapa pengemudi. 

Pihaknya memastikan pekerja tersebut merupakan warga Bondowoso. Sebab pihaknya berkomitmen akan mengedepankan penyerapan tenaga kerja asal Bumi Ki Ronggo. 

 "Kalau saya bicara saat sudah berproduksi, ada operator, ada engineer, ada yang bekerja harian untuk pemeriksa di lapangan. Dan mereka juga akan memerlukan security, transportasi," terangnya. 

Novianto mengatakan, saat pengeboran saja sudah melibatkan sekitar 300 orang yang tinggal di sekitar Kecamatan Ijen. Tak hanya itu, nanti akan ada dana bagi hasil bonus produksi, dan pajak dengan pemerintah setempat. Dimana untuk bagi hasil produksi berdasarkan aturannya pemerintah yakni besarannya 0,5 persen dari penjualan yang langsung dipotong oleh negara. Selanjutnya akan bagi hasil dengan daerah.

Bahkan jika nantinya terbagi dalam dua kabupaten juga ada mekanismenya. Seperti yang terjadi saat ini di Bondowoso-Banyuwangi. Setelah dieksplorasi sendiri ternyata 60 persen pengerjaan di Bondowoso. 

"Dan seperti sekarang yang terjadi kan sumur produksinya ada di Bondowoso. Pembangkitnya ada di Bondowoso. Lokasi sumber injeksinya di Bondowoso. Tentunya porsinya akan lebih besar," paparnya. 

Sementara Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat mengatakan, apa yang disampaikan m pihak PT. Medco akan diikat dalam perjanjian kerja sama (PKS).

Pihaknya berharap, setelah eksploitasi nanti, PAD Bondowoso akan meningkat.  "Nantinya tentunya sudah ada kesepakatan begitu," imbuh dia.

Menurutnya, telah disepakati juga penyerapan tenaga kerjanya akan mengedepankan warga Bondowoso. Bahkan mereka akan dididik menjadi tenaga profesional. 

"Itu pihak Medco sudah berjanji seperti itu.  Nanti akan diikat dengan kesepakatan tenaga kerjanya dengan dinas terkait. Akan dilakukan PKS," paparnya.

Sekedar informasi, Pemerintah Daerah Bondowoso dalam hal ini Wabup Irwan Bachtiar Rahmat bersama sejumlah OPD melakukan pertemuan dengan pihak PT. Medco Geothermal Indonesia, untuk membahas eksploitasi panas bumi di kawasan Ijen. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES