Peristiwa Daerah

Diancam Akan Dipukuli, Anggota DPRD Kota Malang Lapor Polisi

Senin, 09 Mei 2022 - 15:32 | 255.41k
Anggota DPRD Kota Malang bersama Ketua DPD PSI saat menunjukan bukti laporan di depan Satreskrim Polresta Malang Kota, Senin (9/5/2022). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Anggota DPRD Kota Malang bersama Ketua DPD PSI saat menunjukan bukti laporan di depan Satreskrim Polresta Malang Kota, Senin (9/5/2022). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, MALANG – Seorang anggota DPRD Kota Malang, Jose Rizal Joesoef mendapat ancaman media sosial (medsos) tepatnya di chat WhatsApp.

Dari situ, pria yang berasal dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendatangi Polresta Malang Kota sekitar pukul 11.59 WIB guna membuat laporan pengaduan, Senin (9/5/2022).

Advertisement

Ia didampingi kuasa hukumnya, mendatangi ruang SPKT Polresta Malang Kota guna membuat aduan tersebut. Jose menjelaskan bahwa aduan yang ia lakukan saat ini merupakan ancaman fisik dari seorang yang dikenal sebagai pegiat media sosial berinisial CP.

"Jadi saya mendapat ancaman penganiayaan dari seorang berinisial CP pada Sabtu (30/4/2022). Ancaman tersebut dikirim secara japri WA ke ketua DPD PSI Kota Malang, Achmad Faried. Kemudian beliau memberitahukan chat WA ancaman tersebut ke saya," ujar Jose, Senin (9/5/2022).

Diketahui, isi chat WA kepada Ketua DPD PSI Kota Malang tersebut memang ditujukan kepada Jose. Isi chat tersebut, yakni "ijin Jose tak gepuki dek dalan, cangkeme gak enak" (izin Jose aku pukuli di jalan, mulutnya gak enak).

"Jujur saya tahu siapa sosok dia (oknum yang mengancam). Tetapi saya tidak mengenalnya lebih dekat. Dan saya juga gak tahu kenapa dia melakukan hal ini (pengancaman)," ungkapnya.

Jose pun merasa khawatir dengan ancaman dari CP tersebut. Pasalnya, ancaman itu dirasa membahayakan bagi dirinya dan keluarganya.

"Saya ini bapak empat anak dan setiap harinya berangkat kerja dari rumah ke Gedung DPRD, Saya khawatir ancaman itu membahayakan saya dan keluarga. Sehingga, setelah berkoordinasi dengan pihak partai, saya putuskan untuk melaporkan hal itu dan membuat pengaduan ke Polresta Malang Kota," bebernya.

Dalam pengaduannya, Jose juga telah menyertakan berbagai barang bukti tangkapan layar atau screenshoot terkait ancaman yang ia terima. "Kami harap pihak Polresta Malang Kota bisa menindaklanjuti lebih lanjut aduan tersebut. Dan kami juga berharap pihak kepolisian segera memberikan tindakan hukum lebih lanjut," katanya.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mengecek terkait pengaduan Anggota DPRD Kota Malang tersebut. "Kami akan cek dulu, karena surat (laporan pengaduan) belum turun ke kami. Kami akan cek dulu terkait hal itu," tandasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES