Peristiwa Daerah

Diguyur Hujan Lebat, Tiga Rumah di Kabupaten Probolinggo Tertimbun Tanah Longsor Dua Kali

Minggu, 11 September 2022 - 18:06 | 43.10k
Warga Desa Kalianan sedang melakukan pembersihan pada rumah yang tertimpa longsor. (Foto: Hasyim/TIMES Indonesia)
Warga Desa Kalianan sedang melakukan pembersihan pada rumah yang tertimpa longsor. (Foto: Hasyim/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOHujan lebat yang melanda Desa Kalianan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo, Jatim, menyisakan duka dan bencana, Minggu (11/9/2022). Tiga rumah warga dan sejumlah tanaman rusak parah akibat diterjang tanah longsor hingga dua kali dalam satu hari.

Informasi yang dihimpun TIMES Indonesia, hujan lebat dengan intensitas tinggi melanda desa tersebut pada hari Sabtu, (10/9/2022). Hujan yang berlangsung seharian itu membuat tanah di Dusun Mandati Desa Kalianan itu penuh dan melembek.

Advertisement

Keesokan harinya, sekitar pukul 04.30 WIB, terjadi longsor dan mengenai tiga rumah dan puluhan tanaman kopi di dusun tersebut. Pemilik rumah yang kala itu sedang tidur nyenyak langsung terjaga dan melarikan diri. Beruntung tak sampai memakan korban jiwa.

Tiga rumah itu milik, Busani (46), Minor Sunar (74), dan Todin Niri (75). Saat ini ketiga keluarga korban sedang diungsikan ke rumah yang cukup jauh dari lokasi longsor.

Warga-Desa-Kalianan-sedang-melakukan-pembersihan-pada-rumah-yang-tertimpa-longsor-1.jpgWarga Desa Kalianan bersama Forkopimka Kecamatan Krucil sedang gotong royong melakukan evakuasi. (Foto: Hasyim/TIMES Indonesia)

"Rumah itu rusak akibat longsor dari tebing yang ada di sekitar rumah. Tidak ada korban jiwa. Hanya saja tiga rumah warga mengalami rusak parah," ungkap Suhar, Kepala Desa Kalianan.

Sekitar pukul 07.00 WIB sejumlah warga dan Forkopimka Kecamatan Krucil segera melakukan evakuasi dan pembersihan bekas longsor tersebut. Akan tetapi, sekitar pukul 14.00 WIB, longsor susulan kembali datang dan menerpa ketiga rumah itu lagi.

"Tadi siang hujan lagi, tak lama langsung longsor susulan datang lagi. Yang kedua lebih besar dari sebelumnya. Rumah yang sudah dibersihkan itu kembali dipenuhi lumpur," ungkap Hasyim, perangkat Desa Kalianan.

Hasyim menambahkan, pemilik tiga rumah itu saat ini sudah dievakuasi dan tinggal sementara di rumah tetangga. Sebab rumahnya saat ini tidak bisa dihuni. Sisa longsor kedua belum sepenuhnya dievakuasi. Sehingga untuk berjaga-jaga, korban harus tinggal sementara di rumah tetangga.

Warga-Desa-Kalianan-sedang-melakukan-pembersihan-pada-rumah-yang-tertimpa-longsor-2.jpgWarga Desa Kalianan sedang melakukan pemindahan tanah bekas longsor dari rumah korban. (Foto: Hasyim/TIMES Indonesia)

"Kerugian material belum dihitung. Tapi kondisi kerusakan cukup parah. Apalagi sampai diterpa sampai dua kali," pungkasnya.

Hingga berita ini ditulis, tanah longsor yang menerpa tiga rumah di Desa Kalianan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo, masih dibersihkan warga secara gotong royong.

Diketahui, Kecamatan Krucil merupakan salah satu dari 24 kecamatan di Kabupaten Probolinggo yang berada di dataran tinggi. Kecamatan Krucil berada di kaki Gunung Argopuro.

Sebagai kecamatan di dataran tinggi, Krucil termasuk daerah rawan bencana tanah longsor. Longsor Sabtu dan Minggu yang menerjang tiga rumah warga di Desa Kalianan ini misalnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Muhammad Iqbal
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES