Peristiwa Daerah

Fenomena Munculnya Asap dari Tanah di Sedati, Sidoarjo

Rabu, 19 Oktober 2022 - 16:52 | 53.07k
Warga Perum Griya Candra Mas, Kelurahan Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo saat menunjukkan munculnya asap putih dari dalam tanah didepan rumah warga milik Ny Rere (foto tangkapan layar video)
Warga Perum Griya Candra Mas, Kelurahan Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo saat menunjukkan munculnya asap putih dari dalam tanah didepan rumah warga milik Ny Rere (foto tangkapan layar video)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, SIDOARJO – Warga Perum Griya Candra Mas, Kelurahan Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo digegerkan dengan fenomena munculnya asap putih dari dalam tanah di depan rumah warga milik Ny Rere.

Asap putih diketahui mengepul keluar dari tanah tepat didepan rumah sekitar pukul 07.00 WIB, Rabu (19/10/2022) pagi.

Advertisement

"Pagi tadi suami melihat kok ada asap keluar dari tanah didepan rumah tepat di bawah lampu penerangan perumahan," kata Rere, Rabu.

Lebih lanjut Rere mengungkapkan jika mengetahui ada asap mengepul di depan rumahnya dirinya bersama suaminya sempat panik. 

"Saya dan suami sempat memegang tanah tersebut terasa panas, dan asap terus mengepul," ceritanya.

Masih kata Rere dirinya dan sang suami kemudian sempat menghampiri tetangga untuk melihat fenomena keluarnya asap didepan rumahnya itu.

Tak hanya itu, informasi itu juga dirinya share ke grup ibu-ibu perumahan dan pengurus perumahan dan meneruskan melapor ke Polsek Sedati. 

"Saya share informasi itu ke group WhatsApp Ibu-ibu dan pengurus perumahan. Kemudian juga kami laporkan ke pihak kepolisian," jelasnya.

Kemudian lanjut Rere, suami dan sejumlah tetangga (bapak-bapak, Red) inisiatif untuk menggali tanah yang menguarkan asap itu. 

asap.jpgWarga Perum Griya Candra Mas, Kelurahan Pepe, Kecamatan Sedati, Sidoarjo saat menunjukkan munculnya asap putih dari dalam tanah didepan rumah warga milik Ny Rere (foto tangkapan layar video)

"Sembari menunggu polisi datang, bapak-bapak warga sini inisiatif membantu menggali. Sewaktu digali kedalaman 30cm asap semakin kencang dan tebal. Sekitar jam 09.00 WIB  pihak kelurahan dan kepolisian datang, akhirnya disuruh berhenti sampai nunggu observasi beberapa jam ke depan," ungkapnya.

Masih dikatakan Rere, setelah penggalian yang dilakukan bapak-bapak berhenti, asap juga terlihat berhenti sekitar pukul 10.00 WIB, tapi hingga saat ini tanah disekitar masih terasa hangat. 

"Sempat kepikiran apa iya ada kebocoran gas? karena disekitar sini juga banyak industri, siapa tau ada kebocoran gas. Tapi kayaknya ndak, karena ini bukan jalurnya pipa," jelasnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Sedati Iptu Sudarso saat dikonfirmasi jurnalis menegaskan bahwa munculnya kepulan asap di depan rumah warga di Sedati bukanlah kebocoran gas, hal itu setelah pihak Polsek Sedati terjun langsung ke lokasi. 

"Kami sudah ke lokasi, dan melihat langsung, kemungkinan bukan dari kebocoran pipa gas," katanya.

Menurut Sudarso hal itu setelah pihak Polsek Sedati, Lurah dan Camat melalukan kroscek ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) lokasi itu bukan jalur pipa gas, jadi bukan dari kebocoran gas.

Dan sekitar pukul 10.00 WIB, asap tak lagi keluar di depan rumah tersebut. 

"Kami tadi sama lurah dan camat ke sana untuk mengecek, sekitar jam 10-an sudah tidak ada asap yang keluar. Kami tegaskan bukan dari kebocoran gas karena tidak ada jalur pipa gas yang mengarah kesitu atau di rumah tersebut" terang Sudarso. 

Lebih jauh, Sudarso mengimbau kepada pemilik rumah dan warga jika dalam beberapa jam kedepan masih timbul asap lagi, segera untuk melapor ke Polsek Sedati. 

"Kami sampaikan kepada pemilik rumah dan warga setempat, jika nanti muncul asap kembali segera melaporkan ke kami (Polsek Sedati red)," ungkapnya.

"Polsek Sedati akan langsung menghubungkan instansi atau pihak-pihak ahli dibidangnya terkait fenomena munculnya asap dari dalam tanah yang terjadi di salah satu rumah warga Perum Griya Candra Mas, Kelurahan Pepe, Kecamatan SedatiSidoarjo," pungkasnya. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES