TMMD 128 Probolinggo, Satgas dan Warga Gelar Yasinan di Musholla Al Ikhwan
TMMD 128 Probolinggo tak hanya membangun infrastruktur. Satgas Kodim 0820 menggelar Yasinan bersama warga Desa Brabe untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas.
Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
PROBOLINGGO – Program TMMD 128 Probolinggo tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik di Desa Brabe, Kecamatan Maron, tetapi juga memperkuat ikatan spiritual antara TNI dan masyarakat.
Di tengah kesibukan menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan, personel Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0820 Probolinggo menyempatkan diri mengikuti Yasinan rutin malam Jumat bersama warga di Musholla Al Ikhwan, Dusun Klagin RT 19 RW 07.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dipimpin oleh Ustad Suyit, tokoh agama setempat. Warga dan prajurit duduk bersaf, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dalam suasana yang penuh kekhusyukan.
Momen ini memperlihatkan bahwa TMMD 128 Probolinggo tidak hanya fokus pada pembangunan jalan, sanitasi, dan rumah layak huni, tetapi juga membangun fondasi sosial dan spiritual masyarakat desa.
Serda Samudro dari Pasmar 2 Surabaya yang tergabung dalam Satgas TMMD mengatakan, kegiatan keagamaan menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan warga.
"Kami ingin hadir tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kekompakan dengan masyarakat. Yasinan ini menjadi wujud kebersamaan kami," ujarnya.
Menurutnya, kedekatan yang terbangun melalui kegiatan sederhana seperti Yasinan justru menjadi energi penting dalam menjaga semangat gotong royong di lapangan.
Ustad Suyit mengapresiasi keterlibatan personel Satgas dalam kegiatan keagamaan di lingkungan musholla. Ia menilai kehadiran TNI memberikan suasana yang lebih hangat dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.
Warga Dusun Klagin juga menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka merasa hubungan dengan anggota Satgas semakin dekat karena TNI tidak hanya bekerja membangun desa, tetapi juga ikut memakmurkan tempat ibadah.
Melalui pendekatan yang menyentuh aspek sosial dan spiritual, TMMD 128 Probolinggo menunjukkan bahwa pembangunan desa sejatinya bukan hanya soal beton dan batu, tetapi juga tentang menumbuhkan nilai kebersamaan, keimanan, dan solidaritas sosial. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


