Advertisement
Indonesia Positif

Bupati Fawait Dorong Optimalisasi Kahfee Kahyangan di Bandara Notohadinegoro

Sektor transportasi udara dan komoditas kopi lokal kini saling bertautan di Kabupaten Jember.

TIMES Indonesia,
Bupati Fawait Dorong Optimalisasi Kahfee Kahyangan di Bandara Notohadinegoro
Bupati Jember Muhammad Fawait saat ngopi di Kahfee Khayangan. (FOTO : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

JEMBER

Sektor transportasi udara dan komoditas kopi lokal kini saling bertautan di Kabupaten Jember.

Advertisement

Bupati Jember Muhammad Fawait, secara resmi memperkenalkan gerai Kahfee Kahyangan yang kini hadir menyapa para penumpang di Bandara Notohadinegoro, Jember.​

Kehadiran gerai kopi ini bukan sekadar urusan niaga, melainkan simbol sinergi antarinstansi daerah untuk membangkitkan ekonomi lokal.

Bandara Notohadinegoro yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Jember kini memiliki wajah baru dengan hadirnya unit usaha dari Perumda Perkebunan Kahyangan, sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kebanggaan warga Jember.

​Dalam kunjungannya ke bandara, Fawait menyempatkan diri mencicipi langsung racikan kopi khas Jember di area keberangkatan.

Ia menekankan bahwa fasilitas seperti ini sangat krusial untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para pelancong, sekaligus menjadi etalase produk unggulan daerah.

Advertisement

​"Bagi masyarakat yang akan terbang dari Bandara Notohadinegoro menuju Jakarta, sekarang tidak perlu bingung mencari tempat bersantai.

Ada Kahfee Kahyangan yang siap menemani. Ini adalah bukti nyata bahwa BUMD kita mampu bersaing dan memberikan layanan terbaik di tempat strategis," ujar Fawait dengan antusias, Sabtu (9/5/2026).

​Fawait juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi daerah melalui optimalisasi aset-aset pemerintah.

Dengan slogan Jember Mandiri, Semua Karena Cinta.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bangga dan menggunakan produk serta fasilitas milik daerah," ajaknya.

​Papan peringatan unik bertuliskan "Anda Memasuki Area Wajib Ngopi" di gerai tersebut menjadi daya tarik tersendiri.

Hal ini mencerminkan identitas Jember sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia.

"Kehadiran Kahfee Kahyangan diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi Perumda Perkebunan Kahyangan dan memberikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD)," tambah Fawait.

​Video promosi yang diunggah Fawait memperlihatkan suasana ruang tunggu yang lebih hidup.

Para penumpang terlihat menikmati kopi dalam kemasan modern maupun seduhan langsung (manual brew).​

"Cari inspirasi? Kahyangan kopi aja... minumnya sampai ke hati," tulis pesan dalam banner promosi yang terpajang, memperkuat posisi brand lokal ini di hati para konsumen.​

Dengan adanya integrasi antara layanan transportasi udara dan sektor perkebunan, Kabupaten Jember di bawah dorongan tokoh-tokoh seperti Fawait optimis dapat memutar roda ekonomi lebih cepat pasca-pandemi, sembari memperkuat jati diri Jember sebagai kota kopi yang modern dan mandiri. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia