Realisasi Investasi Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun, Lampaui Target 123 Persen
Realisasi investasi Kota Bontang sepanjang 2025 mencapai Rp3,08 triliun atau 123,23 persen dari target. PMDN masih mendominasi dengan sektor industri kimia sebagai penopang utama.
BONTANG – Kinerja investasi Kota Bontang sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan positif. Berdasarkan data DPMPTSP Kota Bontang, realisasi investasi mencapai Rp3,08 triliun atau 123,23 persen dari target Rp2,5 triliun. Angka tersebut juga tumbuh 13,66 persen dibandingkan tahun 2024.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Kalimantan Timur, Muhammad Aspian Nur, menyebut capaian itu menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Bontang.
“Capaian ini menjadi indikator bahwa Bontang semakin dipercaya investor, baik dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
Dari total investasi tersebut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan nilai Rp3,026 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat Rp54,11 miliar. Investasi berasal dari 323 proyek yang dijalankan 81 pelaku usaha non-UMKM.
Sektor industri pengolahan, khususnya industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi menjadi penyumbang terbesar PMDN dengan porsi 85,96 persen. Sementara PMA didominasi sektor perumahan, kawasan industri, perkantoran, hotel, dan restoran.
Distribusi investasi masih terpusat di Kecamatan Bontang Utara dengan nilai sekitar Rp1,17 triliun atau 98,94 persen dari total investasi. Adapun tingkat kepatuhan pelaporan kegiatan penanaman modal masih berada di angka 43,69 persen dan menjadi fokus evaluasi pemerintah daerah.
Aspian menegaskan, pemerintah akan terus mendorong pemerataan investasi serta memperkuat pelayanan perizinan dan promosi potensi daerah agar investasi di Bontang semakin berkembang. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

