Advertisement
Wisata

Jalur Offroad Dampit–Tirtoyudo Disiapkan Jadi Wisata Minat Khusus Kabupaten Malang

Kabupaten Malang memetakan potensi wisata minat khusus berbasis petualangan di kawasan Dampit, Wajak, hingga Tirtoyudo lewat kegiatan eksplorasi jalur offroad.

TIMES Indonesia,
Jalur Offroad Dampit–Tirtoyudo Disiapkan Jadi Wisata Minat Khusus Kabupaten Malang
Offroad jalur Dampit Tirtoyudo yang digelar pada Sabtu (6/6/2026). (Istimewa)
A-AA+

MALANG Kabupaten Malang memiliki banyak potensi wisata alam yang belum dikenal luas oleh publik. Salah satunya berada di kawasan Kecamatan Dampit, Wajak, hingga Tirtoyudo yang menawarkan bentang alam pedesaan, hutan, perkebunan, serta jalur perbukitan yang potensial dikembangkan sebagai destinasi wisata minat khusus berbasis petualangan.

Potensi tersebut kembali mengemuka dalam kegiatan eksplorasi jalur offroad yang melintasi sejumlah wilayah di Malang Selatan, Sabtu (6/6/2026). Selain menjadi ajang olahraga otomotif, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memetakan sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam yang selama ini belum tergarap secara optimal.

Advertisement

Bupati Malang, HM Sanusi, menilai jalur-jalur yang dilalui memiliki daya tarik tersendiri karena menyajikan panorama alam yang beragam. Medan yang ditempuh bervariasi, mulai dari kawasan hutan jati, hamparan perkebunan tebu, hingga perbukitan dengan tanjakan dan turunan yang menantang.

Menurut Sanusi, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi wisata minat khusus yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini tidak hanya bernilai sosial dan kemanusiaan, tetapi juga mendukung promosi potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Malang,” ujar Sanusi, Sabtu (6/6/2026).

Ia menjelaskan, pengembangan sektor pariwisata tidak harus selalu bertumpu pada pantai atau destinasi yang sudah populer. Jalur petualangan berbasis alam juga memiliki pasar tersendiri yang terus berkembang dan dapat menjadi alternatif destinasi wisata baru di Kabupaten Malang.

Sanusi menambahkan, pengenalan potensi wilayah melalui kegiatan eksplorasi menjadi langkah awal untuk membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat. Semakin banyak kawasan yang dikenal wisatawan, semakin besar pula peluang tumbuhnya usaha lokal, mulai dari kuliner, homestay, jasa pemandu wisata, hingga sektor UMKM lainnya.

Advertisement

Selain promosi wisata, kegiatan offroad tersebut juga diisi dengan aksi sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Sanusi menegaskan, kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dunia usaha, pondok pesantren, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sekaligus memperkenalkan kekayaan alam Kabupaten Malang. Semoga membawa manfaat bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi berbagai elemen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan serta kesejahteraan bersama,” katanya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berharap potensi wisata berbasis petualangan di wilayah selatan dan timur Kabupaten Malang ini dapat terus dikembangkan. Dengan demikian, kawasan tersebut mampu menjadi destinasi unggulan baru yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas sebaran kunjungan wisatawan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Achmad Fikyansyah
PenulisAchmad FikyansyahSarjana Sastra Inggris (S.S) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bergabung ke TIMES Indonesia sejak Maret 2023. Meliput berbagai topik, utamanya pendidikan dan ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia