Advertisement
Pemerintahan

Kembangkan Potensi UMKM Lokal, Bahana Bersahaja Dekatkan Layanan Perizinan

Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Madiun.

TIMES Indonesia,
Kembangkan Potensi UMKM Lokal, Bahana Bersahaja Dekatkan Layanan Perizinan
Bupati Madiun bersama jajaran forkopimda terlibat kegiatan pavingisasi di area Lapangan Beran, Kelurahan Bangunsari. (Foto: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)
A-AA+

MADIUN Potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Madiun. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah mendekatkan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui kegiatan Bhakti Harmonis Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bahana Bersahaja).

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto mengatakan, layanan tersebut dihadirkan untuk mendukung perkembangan UMKM di wilayah Bangunsari.

Advertisement

"Di Bangunsari ada potensi UMKM yang perlu dikembangkan. Tadi yang mengurus NIB saya lihat cukup banyak," ujar Hari Wuryanto saat meninjau stan pelayanan Bahana Bersahaja di Lapangan Beran, Kelurahan Bangunsari, Rabu (10/6/2026).

Geliat UMKM setempat juga tampak melalui berbagai stan yang menampilkan produk-produk lokal. Melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, UMKM di Kelurahan Bangunsari diharapkan semakin berkembang dan mampu mendukung perekonomian masyarakat.

Bupati Madiun pavingisasi
Bupati dan Wakil Bupati Madiun bersama warga kerja bakti rehab RTLH di Kelurahan Bangunsari, Dolopo. (Foto: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)

"Pelayanan untuk UMKM seperti perizinan, sertifikat halal, dan lainnya akan terus ditingkatkan," kata Hari Wur, sapaan akrab Bupati Madiun.

Menurutnya, pendekatan pelayanan kepada masyarakat merupakan semangat utama penyelenggaraan Bahana Bersahaja. Program tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat.

Advertisement

"Seluruh jajaran Forkopimda dan OPD hadir untuk melihat secara langsung apakah program sudah berjalan dengan baik atau belum. Masyarakat juga memiliki kesempatan menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun berbagai persoalan agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya.

Berbagai layanan publik disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, pengurusan perizinan usaha, layanan perbankan, hingga perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Layanan tersebut tidak hanya berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Madiun, tetapi juga melibatkan instansi vertikal seperti Polres Madiun, BPJS, Imigrasi, Kementerian Agama, Pegadaian, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Bupati Madiun pavingisasi 3
Bupati Madiun H. Hari Wuryanto melihat langsung home industry di Kelurahan Bangunsari. (Foto: Yupi Apridayani/TIMES Indonesia)

Selain pelayanan publik, kegiatan Bahana Bersahaja juga diisi dengan kerja bakti rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) serta pemasangan paving yang melibatkan warga, Forkopimda, dan kepala OPD.

Sementara itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun yang dipimpin Erni Hari Wuryanto bersama Fitriya Purnomo Hadi melakukan kunjungan ke posyandu, Pokja I-IV PKK, Bunda Literasi, kegiatan live streaming UMKM Bersahaja, serta yoga ibu hamil.

Kegiatan Bahana Bersahaja di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, digelar selama dua hari, yakni pada 9-10 Juni 2026. Hari pertama diisi dengan olahraga bersama dan sarasehan sebagai wadah dialog interaktif antara jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun dan masyarakat setempat. (D)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Yupi Apridayani
PenulisYupi ApridayaniSarjana Ilmu Komunikasi UNS Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018. Topik liputan politik, hukum, pendidikan, sosial, seni budaya dan isu lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia