Advertisement
Tekno

Astronom Temukan Planet Raksasa yang Bertahan Setelah Bintangnya Mati

Astronom menemukan planet raksasa yang bertahan setelah bintangnya mati. Temuan ini memberi petunjuk baru tentang evolusi planet dan masa depan Tata Surya.

TIMES Indonesia,
Astronom Temukan Planet Raksasa yang Bertahan Setelah Bintangnya Mati
Ilustrasi planet raksasa yang mengorbit bintang katai putih. Penelitian terbaru mengungkap bagaimana planet dapat bertahan setelah bintang induknya mati, sekaligus memberi petunjuk tentang masa depan Tata Surya. (Ilustrasi: NASA/ESA)
A-AA+

JAKARTA Astronom menemukan planet raksasa yang bertahan setelah bintangnya mati, memberikan petunjuk baru tentang bagaimana sistem planet dapat tetap eksis usai kematian sebuah bintang. Temuan ini juga dinilai penting karena dapat membantu ilmuwan memprediksi masa depan Tata Surya ketika Matahari mencapai akhir siklus hidupnya.

Planet yang diteliti adalah WD 1856 b, sebuah eksoplanet yang mengorbit bintang katai putih atau sisa bintang yang telah kehabisan bahan bakar. Sistem tersebut berada sekitar 80 tahun cahaya dari Bumi.

Advertisement

Planet WD 1856 b Jadi Objek Penelitian

WD 1856 b pertama kali ditemukan pada 2020. Berdasarkan pengamatan terbaru, planet ini memiliki ukuran sekitar tujuh kali lebih besar dibandingkan bintang katai putih yang diorbitnya.

Para peneliti menyebut sistem ini sebagai salah satu yang paling unik karena planet tersebut mampu bertahan dan tetap mengorbit sangat dekat dengan bintang induknya, meski sebelumnya bintang itu mengalami proses kematian yang sangat dahsyat.

Hingga kini, astronom masih mempelajari mekanisme yang memungkinkan planet raksasa tersebut tidak hancur atau terlempar keluar dari sistemnya.

Petunjuk tentang Masa Depan Tata Surya

Temuan ini tidak hanya penting untuk memahami evolusi eksoplanet, tetapi juga memberikan gambaran mengenai masa depan Tata Surya. Para ilmuwan memperkirakan Matahari akan kehabisan bahan bakar sekitar lima miliar tahun lagi dan berubah menjadi bintang katai putih.

Jika skenario itu terjadi, orbit planet-planet raksasa seperti Jupiter dan Saturnus diperkirakan akan berubah. Namun, bagaimana perubahan tersebut berlangsung masih menjadi bahan penelitian.

Advertisement

Hasil studi yang telah dipublikasikan dalam jurnal Nature ini diharapkan dapat memperluas pemahaman ilmuwan tentang evolusi sistem planet setelah kematian sebuah bintang, sekaligus membuka peluang penemuan baru mengenai nasib planet di alam semesta.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia