Religi

Gus Mu'adz Ajak Umat Islam Perbanyak Amalan di Malam 27 Rajab

Rabu, 07 Februari 2024 - 20:06 | 24.45k
Masjid Nabawi. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)
Masjid Nabawi. (FOTO: Yusuf Arifai/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, PACITAN – Pengasuh Pondok Tremas Pacitan, KH Mu'adz Harits Dimyathi (Gus Mu'adz) mengajak umat Islam untuk memperbanyak amalan di malam 27 Rajab 1445 Hijriah.

"Malam ini insya Allah pas malam 27 Rajab. Malam yang insya Allah kalau kita mengamalkan dan berdoa maka insya Allah tidak akan tertolak dan akan diijabahi," kata Gus Mu'adz, Rabu (7/2/2024).

Gus Mu'adz menjelaskan beberapa amalan yang bisa dilakukan di malam 27 Rajab, di antaranya:

•Shalat sunnah dua rakaat. Setelah fatihah, baca surat Al Ikhlas 1 kali pada setiap rakaat.

•Setelah salam, baca shalawat 10 kali.

•Membaca doa berikut dan haturkan hajat-hajatnya:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِيِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِع وَالْعِشْرِينَ أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِيْنَ وَتُجِيبَ دَعْوَتِي يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ

Lebih lanjut, Gus Mu'adz mengatakan bahwa malam 27 Rajab merupakan malam yang istimewa. Pada malam ini, Nabi Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dalam peristiwa Isra Mi'raj.

"Oleh karena itu, malam ini merupakan waktu yang tepat untuk memperbanyak amalan dan doa," terangnya.

Selain itu, Gus Mu'adz berharap umat Islam dapat memanfaatkan malam 27 Rajab untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Keistimewaan Malam 27 Rajab

Malam 27 Rajab dikenal sebagai malam yang istimewa bagi umat Islam karena dikaitkan dengan peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-8 kenabian, ketika Nabi Muhammad SAW di perjalanan secara fisik dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, kemudian naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah sholat lima waktu langsung dari Allah SWT.

Ada beberapa keistimewaan yang diyakini oleh umat Islam terkait malam 27 Rajab, Berikut beberapa diantaranya:

•Momentum mengenang Isra Mi'raj: Malam 27 Rajab menjadi kesempatan untuk mengingat salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam, yaitu perjalanan Isra Mi'raj. Dengan mengingat peristiwa ini, diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

•Waktu mustajab untuk berdoa: Banyak umat Islam percaya bahwa malam 27 Rajab merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga doa yang dipanjatkan akan lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Ini didasarkan pada keyakinan bahwa pada malam ini, pintu rahmat Allah SWT terbuka lebar dan malaikat turun ke bumi.

•Peluang untuk memperbanyak amal ibadah: Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah di malam 27 Rajab, seperti sholat sunnah, membaca Al Qur'an, berdzikir, bersedekah, dan lain-lain. Dengan memperbanyak amal ibadah, diharapkan dapat memperoleh pahala yang berlipat ganda.

•Mengharapkan syafaat Nabi Muhammad SAW: Diyakini bahwa orang yang meninggal pada malam 27 Rajab akan mendapat syafaat dari Nabi Muhammad SAW. 

Namun demikian, ibadah dan doa harus dilakukan dengan niat yang ikhlas dan benar, bukan hanya di malam 27 Rajab saja.

Dengan memahami keistimewaan malam 27 Rajab di atas, diharapkan umat Islam dapat memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan menjalankan amalan ibadah dengan baik. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES