Advertisement
Religi

Cara Masuk Raudhah di Masjid Nabawi Tanpa Bingung

Masuk Raudhah kini wajib memakai tasreh. Jemaah haji bisa daftar kolektif atau mandiri lewat aplikasi Nusuk agar ibadah di Masjid Nabawi berjalan lancar.

TIMES Indonesia,
Cara Masuk Raudhah di Masjid Nabawi Tanpa Bingung
Ilustrasi - Cara daftar masuk ke Raudhah bisa dilakukan dengan dua cara. (Foto: MCH)
A-AA+

JAKARTA Berkesempatan beribadah di Raudhah menjadi impian hampir seluruh jemaah haji saat berada di Madinah. Namun kini, akses menuju area istimewa di Masjid Nabawi tersebut tidak lagi bebas karena pemerintah Arab Saudi menerapkan sistem izin masuk atau tasreh guna mengatur kepadatan pengunjung.

Raudhah dikenal sebagai salah satu tempat paling mulia di Masjid Nabawi. Lokasinya berada di antara mimbar dan makam Nabi Muhammad SAW serta diyakini sebagai area mustajab untuk memanjatkan doa. Tak heran, lokasi ini selalu dipadati jemaah dari berbagai negara.

Advertisement

Dirangkum dari berbagai sumber, termasuk NU Online dan KBIH Al Manar, terdapat dua mekanisme yang dapat digunakan jemaah untuk memperoleh izin masuk ke Raudhah, yakni melalui pendaftaran kolektif dan pendaftaran mandiri menggunakan aplikasi resmi Nusuk.

1. Pendaftaran Kolektif oleh Petugas Haji

Jemaah haji Indonesia umumnya difasilitasi masuk ke Raudhah melalui sistem pendataan kolektif yang dilakukan petugas kloter. Dalam mekanisme ini, petugas akan menginput data jemaah guna mendapatkan tasreh atau izin resmi masuk ke area Raudhah.

Satu lembar tasreh biasanya memuat sekitar 40 hingga 50 nama jemaah, menyesuaikan kuota yang diberikan otoritas setempat. Karena dilakukan secara kolektif, jemaah tidak perlu melakukan pendaftaran sendiri.

Pendataan biasanya dikoordinasikan oleh ketua rombongan (karom) dan ketua regu (karu), sementara jemaah tinggal menunggu jadwal kunjungan yang telah ditetapkan. Setiap jemaah umumnya mendapat kesempatan minimal satu kali untuk masuk ke Raudhah.

Jadwal kunjungan pun disusun oleh masing-masing sektor agar tidak berbenturan dengan agenda ibadah maupun kegiatan ziarah lainnya selama berada di Madinah.

Advertisement

2. Daftar Mandiri Lewat Aplikasi Nusuk

Selain melalui petugas, jemaah juga bisa mengurus izin masuk secara mandiri lewat aplikasi Nusuk yang tersedia di ponsel Android maupun iPhone.

Melalui aplikasi resmi tersebut, jemaah dapat memilih jadwal kunjungan Raudhah sesuai slot waktu yang tersedia. Cara ini cukup praktis bagi jemaah yang ingin mengatur sendiri waktu kunjungannya.

Berikut langkah pendaftaran akun Nusuk seperti dikutip dari KBIH Al Manar:

  • Unduh aplikasi Nusuk melalui Google Play atau App Store
  • Buka aplikasi lalu pilih pendaftaran akun baru
  • Pilih kategori pengguna internasional atau luar Saudi
  • Isi data diri seperti nomor paspor, negara asal, jenis visa, tanggal lahir, email aktif, dan nomor telepon
  • Buat kata sandi akun
  • Lakukan verifikasi melalui email dan SMS
  • Setelah verifikasi selesai, akun Nusuk siap digunakan

Dengan adanya sistem tasreh ini, pemerintah Arab Saudi berharap kunjungan jemaah ke Raudhah dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan merata bagi seluruh jemaah dari berbagai negara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Hendarmono Al Sidarto
PenulisHendarmono Al SidartoSarjana Agronomi Universitas Muhammadiyah Malang (1988). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2021. Memiliki minat khusus dalam peliputan berita ekonomi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia