Advertisement
Religi

Persiapkan Haji 2027 Mulai Sekarang; Belajar dari Data Pelunasan Haji Khusus 2026

Persiapkan haji dari sekarang. Jangan menunggu dipanggil baru siap. Haji adalah panggilan Allah. Ketika panggilan itu datang, manusia dituntut siap menjawabnya.

TIMES Indonesia,
Persiapkan Haji 2027 Mulai Sekarang; Belajar dari Data Pelunasan Haji Khusus 2026
H. Muhamad Solihin, Direktur Operasional & Sales ESQ Tours Travel. (Foto: Dok. Pribadi for TIMES Indonesia)
A-AA+

MAKKAH Kesempatan berangkat haji sudah di depan mata, tapi banyak jemaah justru belum siap. Data pelunasan Haji Khusus/Plus 2026 menjadi pelajaran penting agar hal serupa tidak terulang di musim haji 2027.

Hal ini disampaikan H. Muhamad Solihin, Direktur Operasional & Sales ESQ Tours Travel, dalam ulasannya tentang kesiapan jemaah haji.

Advertisement

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan kesiapan yang menuntut kesungguhan, kedisiplinan, dan perencanaan matang,” ujarnya.

Hanya 10.796 Jemaah yang Siap Lunasi Haji Khusus 2026

Berdasarkan data resmi kementerian, kuota Haji Khusus/Plus 2026 ditetapkan 16.573 jemaah. Pemerintah menerbitkan SK pelunasan untuk 16.573 kuota murni dan 8.287 jemaah cadangan tahap pertama.

Namun kenyataannya, hanya sekitar 10.796 jemaah yang benar-benar siap dan melakukan pelunasan. Dari kuota murni 16.573, diperkirakan baru 5.000 jemaah yang siap melunasi di tahap awal. Sisanya harus diisi oleh jemaah cadangan.

jemaah haji ESQ Tours Travel
 H. Muhamad Solihin bersama jemaah haji ESQ Tours Travel. (Foto: Dok. Pribadi for TIMES Indonesia)

“Fakta ini menunjukkan satu hal jelas, persoalan utama bukan pada ketersediaan kuota, melainkan pada kesiapan jemaah itu sendiri,” kata H. Muhamad Solihin.

Banyak jemaah sudah punya nomor porsi dan masuk estimasi keberangkatan, tapi saat pelunasan tiba mereka belum siap secara finansial, kesehatan, maupun mental. Akibatnya, banyak yang memilih menunda meski kesempatan sudah ada di depan mata.

“Padahal kesempatan berhaji tidak selalu datang dua kali. Ketika nama sudah masuk kuota keberangkatan, itu bukan sekadar giliran administratif, tetapi amanah besar yang harus disambut dengan kesiapan,” tegasnya.

Jemaah Haji 2027 Harus Mulai Siap Sekarang

Khusus bagi jemaah Haji Khusus/Plus yang mendaftar tahun 2020, 2021, dan 2022, keberangkatan diperkirakan jatuh pada 2027. H. Muhamad Solihin mengingatkan, momentum persiapan harus dimulai dari sekarang.

“Jangan menunggu dipanggil baru mulai menyiapkan dana, menjaga kesehatan, atau mempelajari manasik. Persiapan haji bukan pekerjaan mendadak. Ia adalah proses panjang yang memerlukan kesadaran dan komitmen,” ujarnya.

Bagi jemaah yang tahun 2026 sudah masuk kuota murni atau cadangan tapi memilih menunda, ia meminta agar dijadikan evaluasi agar tidak terulang lagi.

PIHK Juga Harus Lebih Akurat Merencanakan

Data ini juga menjadi pelajaran bagi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Sebagai penyelenggara, PIHK tidak hanya melayani keberangkatan, tapi juga harus memprediksi jumlah jemaah yang benar-benar siap berangkat.

Hal ini penting karena berkaitan langsung dengan kebutuhan operasional, seat pesawat, kamar hotel di Makkah dan Madinah, armada bus, petugas pendamping, hingga desain paket layanan.

Sebagai contoh, ESQ Tours Travel awalnya memperkirakan jemaah berangkat maksimal 400-450 orang.

“Ini menunjukkan kesiapan jemaah yang baik akan menghasilkan proses pengisian kuota yang lebih sehat dan optimal yang telah kami jalankan selama masa tunggu Haji,” jelasnya.

Pesentasenya jauh lebih sedikit dibandingkan jemaah haji khusus yang menunda, tercatat hanya 30 persen yang menunda, sedangkan nasional tercatat lebih dari 60 persen yang masuk kuota murni/non cadangan menyatakan menunda.

“Ini menunjukkan kesiapan jemaah yang baik akan menghasilkan proses pengisian kuota yang lebih sehat dan optimal yang telah kami jalankan selama masa tunggu haji,” jelasnya.

Ke depan, PIHK perlu menghadirkan paket yang lebih fleksibel, mulai dari hemat, menengah, hingga premium. Tujuannya agar jemaah punya pilihan sesuai kemampuan finansial tanpa harus menunda keberangkatan.

Pesan untuk Calon Jemaah Haji 2027

H. Muhamad Solihin menutup dengan pesan sederhana untuk calon jemaah Haji Khusus/Plus 2027.

“Persiapkan haji dari sekarang. Jangan menunggu dipanggil baru siap. Haji adalah panggilan Allah. Ketika panggilan itu datang, manusia tetap dituntut untuk siap menjawabnya," katanya.

Ia berharap semua jemaah bisa berangkat ke Baitullah dalam kondisi terbaik, lahir dan batin. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia