Advertisement
Religi

Foto Super Detail Hajar Aswad Ungkap Keajaiban Warna Aslinya

Hajar Aswad dipotret dengan teknologi 49.000 megapiksel oleh otoritas Masjidil Haram. Foto super detail ini mengungkap warna asli batu suci di sudut Ka'bah.

TIMES Indonesia,
Foto Super Detail Hajar Aswad Ungkap Keajaiban Warna Aslinya
Detail hajar aswad (Foto: via CNN Travel)
A-AA+

JAKARTA Hajar Aswad kembali menjadi perhatian dunia setelah pemerintah Arab Saudi merilis foto beresolusi sangat tinggi dari batu suci yang berada di sudut Ka'bah, Masjidil Haram.

Foto tersebut menampilkan detail Hajar Aswad dengan sangat jelas, mulai dari tekstur permukaan, retakan halus, hingga warna aslinya yang selama ini jarang terlihat secara dekat oleh umat Islam.

Advertisement

Dipotret dengan Teknologi 49.000 Megapiksel

Gambar super detail itu dibuat oleh otoritas pengelola Dua Masjid Suci menggunakan teknologi fotografi panoramik dan focus stacking.

Hasil akhirnya berupa citra digital beresolusi sekitar 49.000 megapiksel, yang memungkinkan setiap bagian batu diperbesar tanpa kehilangan detail.

Proses pengambilan gambar dilakukan selama sekitar tujuh jam di area Ka'bah, sedangkan pengolahan data memakan waktu lebih dari 50 jam. Tim teknis menggabungkan 1.050 foto berbeda menjadi satu gambar raksasa yang sangat tajam.

Menurut Afifi al-Akiti, ini merupakan pertama kalinya masyarakat dapat melihat Hajar Aswad secara sangat detail, seolah berada tepat di hadapannya.

Warna Asli Hajar Aswad Ternyata Merah Kecokelatan

Selama ini Hajar Aswad dikenal sebagai “batu hitam”. Namun, foto resolusi tinggi tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar permukaannya justru tampak berwarna merah kecokelatan, dengan beberapa bagian hitam pekat.

Advertisement

Temuan visual ini membuat banyak umat Islam takjub karena memperlihatkan sisi lain dari batu suci yang menjadi salah satu simbol penting dalam ibadah haji dan umrah.

Selain warna, foto tersebut juga memperlihatkan bingkai perak yang mengelilingi Hajar Aswad dengan sangat detail.

Makna Spiritual bagi Umat Islam

Hajar Aswad berada di sudut timur Ka'bah dan menjadi titik awal tawaf saat ibadah haji maupun umrah.

Dalam berbagai riwayat, batu ini diyakini berasal dari surga dan diberikan kepada Nabi Ibrahim oleh Malaikat Jibril saat membangun Ka'bah.

Awalnya batu tersebut disebut berwarna putih, lalu berubah menjadi gelap karena menyerap dosa-dosa manusia.

Tradisi mencium Hajar Aswad dilakukan mengikuti sunnah Nabi Muhammad. Namun karena padatnya jemaah, banyak umat Islam cukup melambaikan tangan ke arah batu tersebut saat tawaf.

Viral di Media Sosial

Foto super detail Hajar Aswad dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu kekaguman banyak orang.

Banyak warganet mengaku baru pertama kali melihat tekstur dan warna asli Hajar Aswad dengan begitu jelas.

Perpaduan teknologi modern dan nilai spiritual Islam dalam proyek ini dinilai menjadi bukti bahwa kemajuan ilmu pengetahuan dapat digunakan untuk mendekatkan umat pada warisan suci dan sejarah keislaman.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia