Peristiwa Daerah

Program 3 Juta Rumah, DPRD Kota Banjar: Sinkronkan Data dan Fakta di Lapangan

Kamis, 27 Februari 2025 - 20:16 | 8.24k
Sekdis LH Kota Banjar ungkap pihaknya masih menunggu juklak dan juknis yang jelas terkait mekanisme bantuan 3 juta rumah. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Sekdis LH Kota Banjar ungkap pihaknya masih menunggu juklak dan juknis yang jelas terkait mekanisme bantuan 3 juta rumah. (Foto: Susi/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, BANJAR – Program bantuan 3 juta rumah yang menjadi salah satu dari program prioritas Presiden Prabowo Sugianto di Kota Banjar masih dalam tahap validasi pendataan yang rencananya berakhir di bulan Maret.

Sekdis LH Kota Banjar, Agus Saripudin menyampaikan bahwa pihaknya masih menantikan juklak dan juknis yang pasti terkait program bantuan 3 juta rumah ini.

Advertisement

"Pemerintah dalam mengalokasikan bantuan 3 juta rumah ini tentu berharap tepat subsidi untuk itu kita lakukan pendataan untuk memverifikasi siapa saja warga yang layak menerima manfaat," katanya, Kamis (27/2/2025).

Ketua Komisi III DPRD Kota Banjar, Cecep Dani Sufyan saat dimintai keterangan mengungkap bahwa pihaknya sudah menggelar rapat kerja dengan Dinas LH terkait program bantuan 3 juta rumah ini dimana Kota Banjar termasuk prioritas penerima manfaat.

"Waktu kita rapat kerja, survey masih berjalan karena memang masih d tahapan pendataan," ujarnya.

Dalam rapat kerja tersebut, pihaknya mengevaluasi program bantuan tersebut  karena saat itu lebih banyak kuota untuk yang subsidi kepemilikan rumah hanya sebesar 20 persen.

"Sementara persyaratan pendapatan harus dikisaran Rp4 hingga Rp8 juta kalau gak salah. Ini tentu harus di evaluasi dan disesuaikan dengan pendapatan masyarakat Kota Banjar," ujarnya.

Cecep menjabarkan harapannya karena ini survey langsung dari Pemerintah Pusat maka Dinas LH Kota Banjar harus bisa mensinkronkan dengan data dari hasil survey dengan fakta di lapangan.

"Survey ini kan juga viral ya jadi jangan sampai masyarakat sudah berekspektasi tinggi tapi realisasinya gak jelas," ungkapnya.

Untuk itu, Cecep mendorong Pemerintah Kota Banjar untuk mendapatkan informasi yang valid dari Kementerian terkait seperti apa program prioritas Presiden Prabowo ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES