Advertisement
Sosok

AKBP M Taat Resdianto Kini Menjabat Kapolres Malang, Ini Rekam Jejaknya

Kapolres Malang kini dijabat AKBP Muhamad Taat Resdianto, menggantikan AKBP Danang Setyo Pambudi Sukarno, imbas rotasi besar Polri. Eks Kapolres Tulungagung ini lulusan Akpol 2005, S2 Australia, berpengalaman di Bareskrim dan STIK berprestasi.

TIMES Indonesia,
AKBP M Taat Resdianto Kini Menjabat Kapolres Malang, Ini Rekam Jejaknya
AKBP Muhamad Taat Resdi kini ditunjuk menjadi Kapolres Malang. (Foto: IST)
A-AA+

MALANG Jabatan Kapolres Malang berpindah ke AKBP Muhamad Taat Resdianto, SH, S.I.K, MTCP. dari sebelumnya AKBP Danang Setyo Pambudi Sukarno. Pergantian ini menyusul rotasi dan mutasi besar-besaran  di tubuh Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan perombakan tugas dan jabatan 1.086 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri. 

Mutasi dan rotasi 1.086 pati dan pamen itu sebagaimana tertera dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP./2025, yang diteken Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Anwar, tertanggal 15 Desember 2025.

Advertisement

AKBP Taat Resdi didapuk menjadi Kapolres Malang. Taat Resdianto tercatat sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Tulungagung, Jawa Timur.

Dihimpun dari berbagai sumber, AKBP Muhamad Taat Resdi sebelumnya pernah menjabat Kanit 1 Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri. Karirnya di kepolisian, Taat Resdi juga pernah menduduki jabatan Kaurbinops dan Kanit Sidik Satreskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta.

AKBP Taat lahir di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 29 Desember 1984. Ia adalah lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang, di tahun 2002. Selanjutnya, Taat adalah Akademi Kepolisian dan menamatkan pendidikan pada tahun 2005, menduduki peringkat terbaik ke-4.

Pada tahun 2011, Taat Resdi mendapat beasiswa penuh kuliah S2 dari Pemerintah Federal Australia di Universitas Wollongong. Ia mengambil jurusan Master of Transnational Crime Prevention.

Tahun 2014, Taat kembali menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK). Di tahu itu, penghargaan Wiyata Cendekia diperoleh dari Kapolri Jenderal Sutarman, sebagai lulusan terbaik Jurusan Hukum Kepolisian. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia