Advertisement
Sosok

Langkah Inspiratif Dara Laidatul Fadilah Dorong Perempuan Muda Berkembang

Menurut pandangan Dara bahwa kecantikan bukanlah sekadar apa yang tampak oleh mata, melainkan sebuah cerminan dari pola pikir dan perilaku yang memberi dampak bagi orang lain.

TIMES Indonesia,
Langkah Inspiratif Dara Laidatul Fadilah Dorong Perempuan Muda Berkembang
Dara Laidatul Fadilah (FOTO: Dara for TIMES Indonesia)
A-AA+

BEKASI Langkah kaki perempuan muda bernama Dara Laidatul Fadilah tampak mantap saat menyusuri jejak karier dan pengabdiannya di usia yang terbilang sangat belia yakni 17 tahun. 

Lahir di Bekasi pada 3 Maret 2008, Dara merupakan anak bungsu dari dua bersaudara.

Advertisement

Ia kini tengah mempersiapkan diri berkuliah di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya jurusan Manajemen selepas menyelesaikan masa studinya di SMKN 5 Kota Bekasi. 

Melalui media sosial dengan akun Instagram miliknya @darafdlhh remaja yang akrab disapa Dara ini aktif membagikan energi positif mengenai pengembangan diri dan gaya hidup muslimah.

Menurut pandangan Dara bahwa kecantikan bukanlah sekadar apa yang tampak oleh mata, melainkan sebuah cerminan dari pola pikir dan perilaku yang memberi dampak bagi orang lain. 

Lebih lanjut pemikiran ini ia tuangkan melalui sebuah advokasi mendalam yang diberi tajuk My Self Melihat Diri sebagai ruang refleksi bagi perempuan muslimah. 

"Saya meyakini bahwa setiap individu perlu memahami nilai dirinya sendiri sebelum melangkah lebih jauh untuk membantu sesama," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TIMES Indonesia, Selasa (5/5/2026).

Advertisement

Pemberdayaan dan Edukasi Generasi Muda

Dara bercerita bahwa advokasi tersebut ia implementasikan melalui berbagai aksi nyata mulai dari kegiatan sukarelawan hingga edukasi mengenai isu-isu krusial di sekolah. 

Kemudian dia menegaskan bahwa berani mencoba adalah langkah awal untuk berkembang dan tidak perlu ada ketakutan terhadap kegagalan yang menimpa diri. 

"Bagi saya kegagalan bukanlah sebuah titik akhir melainkan bagian tidak terpisahkan dari proses panjang menuju kedewasaan dan kualitas diri yang lebih baik," katanya sembari tersenyum manis.

Pengalaman Dara dalam dunia kepemimpinan telah terasah sejak ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua OSIS pada periode 2022 hingga 2023 di mana ia belajar mengoordinasi berbagai program sekolah yang kompleks. 

Selain itu ia juga dikenal sebagai Duta Anti Bullying sejak 2022 sebuah peran yang membawanya aktif mengedukasi rekan sejawat mengenai pentingnya membangun lingkungan sekolah yang harmonis dan suportif bagi semua siswa.

Aktivisme ini membawa Dara melangkah lebih jauh hingga menjadi pembicara tamu dalam webinar bertema Gen Z Speaks Merdeka dari Defisit Nutrisi dan Defisit Empati yang diselenggarakan oleh PAB Community. 

Dalam kesempatan tersebut secara khusus dirinya mengupas tuntas keterkaitan antara isu stunting dan bullying sebagai tantangan nyata bagi generasinya. 

Tidak hanya vokal dalam isu sosial, Dara juga menunjukkan kecintaannya pada budaya dengan menjadi pelatih tari saman bagi tingkat SMP dan SMK pada tahun 2023 lalu.

Menembus Standar Kecantikan dan Stigma Usia

Di samping kesibukan organisasi Dara juga mengukir prestasi sebagai Finalis Favorite Beauty Muslimah Indonesia sebuah ajang yang menjadi wadah baginya untuk mempromosikan modest lifestyle. 

Pengalaman publiknya juga semakin diperkuat dengan kemampuannya sebagai pembawa acara atau MC di berbagai kegiatan sosial dan acara resmi sekolah. 

Ragam pengalaman ini membentuk karakter Dara menjadi sosok yang dinamis namun tetap membumi di tengah hiruk pikuk kompetisi masa kini.

Dara menyadari bahwa tantangan terbesar saat ini adalah standar kecantikan sempit yang masih mengakar di masyarakat serta rasa tidak percaya diri yang menghantui banyak remaja.

"Saya berpendapat bahwa usia muda sering kali dianggap sebagai batasan oleh lingkungan sekitar, padahal waktu masa muda adalah peluang emas untuk melangkah lebih awal," tambahnya.

Peluang ini semakin terbuka lebar seiring dengan kesadaran generasi muda akan pentingnya kesehatan mental yang didukung oleh kekuatan media sosial sebagai sarana penyebaran pesan positif.

Ke depannya Dara memendam harapan besar agar program edukasi yang ia rintis selama ini dapat berkembang menjadi workshop dan kampanye sosial yang lebih terstruktur. 

"Tentunya saya ingin menciptakan ruang aman bagi kaum perempuan muslimah untuk saling mendukung tanpa rasa takut akan perundungan," ungkapnya dengan penuh semangat.

Lebih jauh Dara selalu menekankan bahwa perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil yang konsisten seperti saling menghargai dan berani menjadi versi terbaik dari diri sendiri sejak dini.

Dukungan Keluarga sebagai Pilar Utama

Kesuksesan yang ia raih hingga saat ini diakui Dara tidak lepas dari peran penting orang tua dan keluarga serta teman-teman yang selalu melimpahkan doa serta kepercayaan penuh. 

"Dukungan tersebut menjadi bahan bakar utama bagi saya untuk terus berinovasi dan menjalankan tanggung jawab sosial dengan penuh integritas," imbuhnya.

Secara khusus dia berharap gerakannya tidak hanya berhenti sebagai kampanye sesaat namun bertransformasi menjadi sebuah ekosistem berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Pada kesempatan kali ini Dara mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk berani bermimpi dan tidak menjadikan usia sebagai penghalang untuk berkarya. 

Bagi Dara yang hobi bernyanyi menegaskan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan memberi dampak positif selama mereka memiliki kemauan untuk belajar dan berempati. 

"Melalui My Self Melihat Diri saya bertekad untuk terus berjalan menggandeng lebih banyak perempuan muslimah menuju pintu kepercayaan diri yang sejati," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum IAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia