Gagas Journey To Heal, Thalita Aurelia Putry Padukan Pariwisata dan Kesehatan Mental
Melalui gerakan ini, Aurel ingin memadukan sektor pariwisata dengan konsep kesehatan mental yang saat ini semakin disadari oleh generasi muda.
BOGOR – Bagi sebagian besar orang, trip ke destinasi wisata mungkin hanya dipandang sebagai sarana hiburan untuk melepas penat di akhir pekan, tanpa menggali lebih dalam manfaatnya untuk kesehatan mental.
Namun, pandangan berbeda lahir dari pemikiran seorang mahasiswi psikologi asal Jakarta bernama lengkap Thalita Aurelia Putry.
Gadis yang akrab disapa Aurel ini melihat ada keterkaitan erat antara keindahan alam dan ruang pemulihan jiwa bagi manusia yang sedang menghadapi beban kehidupan.
Anak pertama yang memiliki hobi menulis cerita novel dan traveling ini pun membawa sebuah gagasan segar yang ia namai dengan Journey To Heal.
Melalui gerakan tersebut, Aurel ingin memadukan sektor pariwisata dengan konsep kesehatan mental yang saat ini semakin disadari oleh generasi muda.
"Saya meyakini bahwa sebuah perjalanan bukan sekadar rekreasi, melainkan sebuah proses penyembuhan diri dari rasa lelah dan perjuangan batin untuk menemukan kembali jati diri," ujarnya, Minggu (7/6/2026).
Komitmen Terhadap Isu Sosial dan Pengembangan Diri
Langkah nyata Aurel dalam dunia sosial dan akademik sebenarnya sudah terbentuk sejak lama sebelum dirinya dikenal luas di kontes kecantikan.
Perjalanan organisasinya tercatat saat ia dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Forum Perlindungan Anak Kabupaten Bogor pada tahun 2018 silam.
Kepeduliannya pada dunia psikologi kemudian semakin terasah di bangku kuliah Universitas Tarumanagara, di mana ia sukses menjadi Ketua Umum Seminar Mental Health pada tahun 2022 yang dihadiri oleh lebih dari 80 partisipan.
Tidak cepat puas dengan ilmu di kampus, Aurel terus memperluas cakrawala berpikirnya dengan mengikuti berbagai program sertifikasi internasional secara daring.
Gadis yang aktif membagikan aktivitasnya melalui akun Instagram @thalitaurelia ini tercatat sebagai partisipan online course bertajuk The Psychology of Emotions dari University of Cambridge pada tahun 2023.
Setahun berikutnya, ia kembali memperkuat kapasitas kepemimpinannya dengan menyelesaikan kursus online Leadership Creating Public Value yang diselenggarakan oleh Harvard University pada tahun 2024.
Dalam hal ini lebih lanjut modal keilmuan dan kepekaan sosial tersebut menjadi fondasi kuat saat Aurel terjun ke dunia pageant nasional dan internasional pada tahun 2026.
Dalam ajang tersebut, ia berhasil memborong tiga gelar sekaligus, yaitu sebagai Miss Marine Tourism Indonesia 2026, Miss Cultural Tourism 2026, dan meraih predikat Miss Tourism Universe Favorite 2026.
Tantangan Menggabungkan Dua Sektor Berbeda
Lebih lanjut Aurel mengakui bahwa menyatukan pariwisata dengan kesehatan mental bukanlah perkara mudah karena konsep ini tergolong sangat baru di tengah masyarakat.
Dia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah memberikan pemahaman kepada publik yang masih bingung mengenai bagaimana kedua hal tersebut dapat berjalan beriringan.
"Saya melihat antusiasme generasi muda saat ini terhadap isu kesehatan mental sebagai peluang emas untuk sekaligus mendongkrak sektor pariwisata nasional secara lebih kreatif melalui promosi digital," katanya.
Sebagai pemegang gelar Miss Marine Tourism Indonesia 2026, Aurel sudah merancang sejumlah program kerja nyata yang berfokus pada kawasan pesisir pantai.
Sepanjang tahun ini, ia berencana untuk melakukan perjalanan ke berbagai destinasi kelautan guna membagikan ilmu tentang pengolahan sampah dan mendukung pelaku UMKM warga setempat.
Dalam jangka panjang, mahasiswi Universitas Tarumanagara ini juga menargetkan program restorasi terumbu karang yang akan dilaksanakan berkolaborasi dengan komunitas lokal di Bali.
Menurut Aurel, ekosistem laut Indonesia saat ini sedang menghadapi ancaman serius berupa kerusakan terumbu karang akibat aktivitas manusia yang tidak bertanggung jawab, mulai dari pengambilan karang secara ilegal hingga pencemaran lingkungan.
"Melalui program edukasi kelautan tersebut, saya ingin mengetuk kesadaran masyarakat agar memahami bahwa terumbu karang bukan sekadar hiasan bawah laut, melainkan rumah bagi ribuan spesies dan penopang ekonomi warga pesisir," tuturnya.
Dukungan Keluarga dan Harapan untuk Generasi Muda
Melalui gerakan Journey To Heal, Aurel menyimpan harapan besar agar generasi muda Indonesia dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih sehat, baik secara jasmani maupun rohani.
Ia senantiasa mengingatkan bahwa di sekeliling kita masih banyak tempat indah yang bisa dieksplorasi sebagai lokasi untuk beristirahat sejenak dan memulihkan diri. Di setiap kesempatan, ia menggemakan slogan utamanya yang berbunyi Travel with Purpose, Heal with Nature.
Keberhasilan Aurel dalam menyusun program-program ini tidak lepas dari kehadiran orang-orang terdekat yang selalu memberikan dukungan moral sejak awal kompetisi.
"Ucapan terima kasih yang mendalam kepada orang tua, oma, opa, adik-adik, serta paman dan bibi yang tidak pernah berhenti memberikan restu. Dukungan serupa juga datang dari teman-teman yang mengiringi langkah saya sejak menjadi finalis hingga berhasil menyandang mahkota," tambahnya.
Lebih jauh Aurel menyebutkan bahwa orang-orang terdekatnya menaruh harapan penuh agar dirinya dapat memanfaatkan jabatan yang dimiliki saat ini dengan sebaik-baiknya demi kemaslahatan masyarakat.
"Melalui Journey To Heal, saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan generasi muda untuk menjadikan setiap jengkal perjalanan sebagai kesempatan berharga untuk belajar, bertumbuh, dan berkontribusi bagi masa depan bangsa," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


