Advertisement
Sosok

Gagas 'Trashpedia Bin', Fidela Rahma Zerlinda Hadirkan Edukasi Sampah Interaktif

Fokus utama Fidela Rahma Zerlinda saat ini tertuang dalam sebuah proyek advokasi yang dinamai Trashpedia Bin.

TIMES Indonesia,
Gagas 'Trashpedia Bin', Fidela Rahma Zerlinda Hadirkan Edukasi Sampah Interaktif
Fidela Rahma Zerlinda. (FOTO: Fidela for TIMES Indonesia)
A-AA+

Cimahi Kesadaran terhadap kelestarian alam kini banyak lahir dari pemikiran segar generasi muda. Salah satunya datang dari Fidela Rahma Zerlinda, mahasiswi berusia 20 tahun asal Kota Cimahi yang saat ini mendedikasikan dirinya sebagai Finalis Duta Lingkungan Jabar 2026.

Anak sulung dari dua bersaudara ini tengah menempuh pendidikan formal pada Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan Universitas Jenderal Achmad Yani. Di tengah kesibukan kuliah, ia aktif membagikan aktivitas positifnya lewat akun Instagram @fidelazrl dan Tiktok @zelinadel.

Advertisement

Fidela memiliki ketertarikan mendalam pada dunia modeling, seni tari, serta pengembangan kemampuan berbicara di depan umum. Ragam minat ini membawanya meraih predikat West Java Social Media Teen Princess 2024, masuk dalam jajaran dua besar pesona kreativitas siswa 2024 dan Duta Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan Unjani 2025.

Selain aktif sebagai talent model pemotretan maupun iklan komersial, ia juga sempat dipercaya menjadi usher Trans TV pada ajang Detik Jabar Awards 2024. Seluruh pencapaian tersebut membentuk karakter Fidela menjadi pribadi yang adaptif dalam menyuarakan isu sosial.

Gagasan Kreatif Lewat Tempat Sampah Interaktif

Fokus utama gerakan Fidela saat ini tertuang dalam sebuah proyek advokasi yang dinamai Trashpedia Bin. Program inovatif ini dirancang khusus untuk meningkatkan kepedulian warga kampus terhadap urgensi pemilahan limbah rumah tangga sehari-hari.

"Fungsi tempat pembuangan diubah menjadi media pembelajaran interaktif yang dapat diakses secara berkala oleh seluruh civitas akademika. Sarana tersebut memberikan informasi visual yang edukatif mengenai kategori sampah dan dampaknya bagi kesehatan publik," ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Advertisement

Pendekatan ini dipilih agar proses sosialisasi kelestarian alam dapat berlangsung secara konsisten tanpa bergantung pada acara seremonial formal. Konsep tersebut lahir karena ia melihat kaitan erat antara kondisi sanitasi lingkungan dengan derajat kesehatan masyarakat luas.

Menghadapi Tantangan Perubahan Perilaku

Peluang besar gerakan ini didukung oleh meningkatnya tren kepedulian ekologis di kalangan anak muda perkotaan. Fidela menilai bahwa ekosistem kampus merupakan laboratorium terbaik untuk mematangkan gerakan perubahan yang berbasis pada kepedulian kolektif.

Meski begitu, ia tidak menampik adanya hambatan besar dalam merawat konsistensi perilaku masyarakat. Menurut dia, rintangan paling krusial bukanlah menyediakan fasilitas fisik, melainkan bagaimana membentuk kebiasaan baru yang disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

"Oleh karena itu, diperlukan strategi yang kreatif serta menyentuh langsung pola hidup masyarakat agar edukasi ini tidak berhenti sebagai wacana. Upaya tersebut menuntut pendekatan yang persuasif namun tetap dekat dengan keseharian mahasiswa," katanya.

Harapan dan Ajakan Aksi Nyata

Melalui Trashpedia Bin, mahasiswi Unjani ini berharap pola edukasi lingkungan dapat direplikasi secara masif di berbagai sekolah dan ruang publik. Ia menginginkan agar budaya memilah sampah sejak dari sumbernya bisa tertanam kuat mulai dari lingkungan terkecil.

Langkah besar Fidela ini mendapat apresiasi penuh serta dukungan moral yang kuat dari pihak orang tua, rekan sejawat, dan birokrasi kampus. Dukungan tersebut menjadi energi tambahan baginya untuk terus menyebarluaskan dampak positif yang nyata.

Fidela berpesan agar generasi muda tidak menunda kontribusi dan tidak perlu menunggu momentum yang sempurna untuk bergerak. "Lingkungan tidak membutuhkan segelintir orang yang sempurna, tetapi membutuhkan banyak orang yang mau memulai," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wandi Ruswannur
PenulisWandi RuswannurSarjana Hukum IAI Al-Azhary Cianjur Bergabung bersama TIMES Indonesia sejak 2024. Meliput berbagai topik, termasuk pemerintahan, politik, hukum, olahraga, life style, seni-budaya, pendidikan dan lingkungan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia