Temukan Panggilan Hidup, Febrianti Puspita Sari Berdayakan Ribuan Perempuan
Winner Putri Hijabfluencer Jawa Tengah 2026, Febrianti Puspita Sari, membawa misi pemberdayaan perempuan melalui edukasi, komunikasi, dan pengembangan potensi menuju ajang nasional.
PEKALONGAN – Sebuah mahkota bukanlah garis akhir bagi Febrianti Puspita Sari. Perempuan peraih gelar Winner Putri Hijabfluencer Jawa Tengah 2026 justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Perempuan berusia 25 tahun asal Kota Pekalongan ini melangkah dengan sebuah keyakinan sederhana. Ia percaya hidup akan jauh lebih bermakna ketika kehadiran kita bisa menjadi alasan orang lain merasa didengar dan dihargai.
Anak pertama dari tiga bersaudara ini kini tengah bersiap membawa misi penting tersebut menuju panggung nasional Putri Hijabfluencer Indonesia 2026.
Dalam hal ini melalui akun media sosial Instagram pribadinya dengan nama pengguna @febrypuspita_ ia juga konsisten membagikan pesan edukatif.
Belok Haluan dari Fisioterapi ke Pemberdayaan
Febri merupakan lulusan pendidikan DIII Fisioterapi dari Universitas Pekalongan. Perjalanan hidupnya tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana awal.
Namun saat menuntut ilmu, dirinya mencatatkan prestasi gemilang. Febri berhasil lulus dan dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Program Studi DIII Fisioterapi Universitas Pekalongan pada tahun 2022.
Meski awalnya bercita-cita membantu orang pulih secara fisik, takdir membawanya ke dunia komunikasi dan pemberdayaan perempuan. Ia merasa jalan hidupnya dialihkan untuk membantu sesama dengan cara yang berbeda.
"Dulu saya belajar membantu orang pulih secara fisik. Hari ini Allah memberi kesempatan untuk membantu banyak perempuan pulih dari rasa tidak percaya diri, menemukan kembali potensi, dan berani melangkah, serta menemani mereka bertumbuh secara finansial, mental, dan sosial," ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Rekam Jejak Dedikasi dan Pendampingan Komunitas
Kiprah profesional Febri berkembang pesat bersama CV Gbee Glow Indonesia. Dedikasi tingginya membuahkan penghargaan sebagai Karyawan Terbaik Departemen Partner dan Relationship CV Gbee Glow Indonesia pada tahun 2025.
Kini ia dipercaya mengemban amanah yang lebih besar sebagai Team Leader Unit Program Development di perusahaan tersebut. Dan sampai saat ini ia sudah mendampingi lebih dari 1.500 perempuan untuk berkembang.
Langkah edukasinya di dalam perusahaan sangat beragam. Sejak tahun 2024 hingga 2025, ia aktif bergerak sebagai Pemateri Program Pendampingan dan Inkubasi Mitra Gbee Glow Beauty.
Konsistensinya berlanjut hingga sekarang melalui peran sebagai Pemateri Program Sarasehan Mitra Gbee Glow Beauty serta dipercaya menjadi Host Program Live Instagram Gbee Glow Beauty Bersama Founder yang berjalan sejak 2025.
Menjangkau Ribuan Perempuan Lewat Edukasi
Kemampuan komunikasi Febri juga diuji melalui rangkaian seminar intensif di berbagai daerah sepanjang tahun 2025. Ia menjadi narasumber utama untuk membagikan ilmu bisnis dan motivasi diri.
Pada tahun tersebut, ia menjadi narasumber Seminar Online Product Knowledge Gbee Glow Beauty, Seminar Online Semi Melayani dengan Hati, Seminar Online Follow Up Lancar Closing Gemilang, dan Seminar Customer Magnet part 2. Selain itu, ia juga meluncurkan ruang diskusi lewat Seminar Online Cerita 2025 "Saatnya Kamu Didengar".
Tidak hanya di ruang digital, Febri turun langsung ke lapangan untuk menyapa masyarakat luas. Ia menjadi Pemateri Meet and Greet Mitra Gbee Glow Beauty di Kendal, Pekalongan, Tegal, Jepara, hingga Rembang yang seluruhnya terlaksana pada tahun 2025.
Memasuki tahun 2026, intensitas aktivitasnya tidak berkurang. Ia kembali dipercaya menjadi Pemateri Gathering High Level Mitra Gbee Glow Beauty sekaligus menjadi Narasumber Seminar Online Customer Magnet Part 2.
Misi Besar Menuju Panggung Nasional
Melalui seluruh rangkaian pengalaman tersebut, Febri memantapkan langkahnya mengusung advokasi tentang pemberdayaan perempuan melalui komunikasi, edukasi, dan pengembangan potensi diri.
"Bagi saya pencapaian terbesar bukan ketika berhasil berdiri di atas panggung. Tetapi ketika kehadiran kita membuat orang lain merasa didengar, dihargai, dan percaya bahwa mereka juga mampu bertumbuh," ucapnya.
Ia ingin menciptakan lebih banyak ruang aman bagi kaum perempuan agar berani bersuara dan mandiri secara ekonomi maupun sosial. Tantangan digital saat ini menurutnya harus dihadapi dengan rasa percaya diri yang tinggi.
"Jangan pernah merasa langkahmu terlalu kecil untuk membawa perubahan. Teruslah belajar, jangan takut memulai, dan jangan berhenti menjadi versi terbaik dari dirimu. Karena saat bertumbuh, mungkin ada seseorang yang ikut berani bertumbuh karena melihatmu," tandas Febri menutup penyampaian.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


