Lewat Gerakan 'Cyberakhlak', Gerilyana Tryo Putri Suarakan Pentingnya Etika Digital
Melalui gerakan ini, Geril berupaya memperluas kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam berkomunikasi di ruang siber.
LAMPUNG – Ranah digital kini menjadi panggung utama bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus berinteraksi.
Fenomena ini disoroti secara mendalam oleh Gerilyana Tryo Putri, seorang mahasiswi S1 Informatika di Universitas Teknokrat Indonesia.
Di usianya yang menginjak 21 tahun, anak ketiga dari lima bersaudara ini tidak hanya fokus pada bidang akademik semata.
Perempuan Inspiratif ini hari-harinya diisi kegiatan produktif dengan aktif berkarier sebagai runway and photoshoot catalog model, serta dipercaya menjadi salah satu coach di kelasmodelling.id.
Langkah Nyata Sebarkan Edukasi Literasi Digital
Ketertarikan yang mendalam pada dunia teknologi mendorong Geril - sapaan akrabnya, untuk menginisiasi sebuah gerakan advokasi bernama @cyberakhlak di media sosial instagram.
Platform edukasi tersebut bergerak secara dinamis, baik melalui kampanye digital maupun sosialisasi langsung yang menyasar forum diskusi kampus hingga kunjungan ke berbagai SMP dan SMA.
"Melalui gerakan ini saya berupaya memperluas kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam berkomunikasi di ruang siber," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (10/7/2026).
Geril juga secara konsisten mengusung tagar #cometowin sebagai bentuk afirmasi positif, dengan memegang tagline utama 'berdampak dengan kontribusi nyata, menginspirasi bersama selamanya'.
Kepedulian Sosial dan Deretan Prestasi Gemilang
Dalam hal ini komitmen sosial Geril tidak berhenti di bangku sekolah, kampus, dan media sosial saja, melainkan menyentuh ranah kemanusiaan yang lebih mendalam.
Sejak lama, ia memiliki rutinitas konsisten untuk berbagi kebahagiaan melalui kunjungan berkala ke panti asuhan guna memberikan edukasi literasi digital sederhana sejak dini.
Kepedulian tersebut berjalan selaras dengan rekam jejak prestasinya yang gemilang di dunia kontes kecantikan dan kepemudaan.
Kala itu Geril tercatat pernah meraih juara 1 fashion show busana muslim Kabupaten Way Kanan pada tahun 2013 dan menjadi Putri Remaja Pesona Batik Nusantara tahun 2020.
Lalu dinobatkan sebagai Duta Teknokrat Indonesia tahun 2024, mengemban amanah Muli Pariwisata Kota Bandar Lampung tahun 2025, hingga sukses menjadi 1st Runner Up Putri Hijabfluencer Lampung tahun 2026.
Jawab Tantangan Zaman Lewat Wadah Strategis
Pencapaian teranyarnya di ajang Putri HijabFluencer diakui Geril sebagai sebuah peluang emas untuk menyebarkan pengaruh positif secara lebih masif.
Menurut penuturannya, wadah tersebut sangat strategis untuk menyuarakan pentingnya etika digital kepada audiens yang lebih luas serta berkolaborasi dengan figur inspiratif lainnya.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa arus informasi negatif, maraknya cyberbullying, dan ketergantungan tanpa filter pada media sosial menjadi tantangan nyata saat ini.
"Bahwa dedikasi dan kepercayaan dari semua pihak membuat saya semakin yakin kalau gerak kecil yang konsisten dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan dan kehidupan," kata Geril mengungkapkan.
Harapan Besar Terhadap Ekosistem Digital Nasional
Ke depan, Geril menaruh harapan yang sangat besar agar gerakan @cyberakhlak bisa terus bertumbuh menjadi pelopor utama bagi pemuda dalam bermedia sosial secara sehat.
Dirinya sangat mendambakan platform tersebut bisa berkolaborasi dengan lebih banyak institusi pendidikan serta komunitas di masa mendatang.
Harapan tersebut diutarakan agar tercipta ekosistem digital Indonesia yang lebih aman, minim perundungan siber, dan sarat akan konten positif.
"Target ekspansi ini diharapkan mampu mengubah cara pandang generasi muda terhadap pentingnya kesantunan digital dalam kehidupan sehari-hari di tingkat nasional," tutur Geril.
Ajakan dan Apresiasi untuk Masa Depan Lebih Baik
Menutup perbincangan mengenai gerakan ini, Geril memberikan pesan yang mendalam mengenai cerminan kualitas diri melalui apa yang diketik dan dibagikan di ruang digital.
"Mari kita jadikan jempol kita sebagai alat untuk menyebarkan kebaikan, bukan kebencian," ucap mahasiswi Informatika tersebut dengan nada penuh semangat.
Ia juga menambahkan pesan agar seluruh generasi muda menjadi netizen yang cerdas, kritis, dan beretika karena ruang digital adalah panggung untuk meninggalkan jejak prestasi yang menginspirasi.
Perjalanan bermakna ini diakuinya dapat berjalan lancar berkat dukungan tanpa putus dari orang tua, keluarga besar, jajaran rektor serta dosen Universitas Teknokrat Indonesia, para sahabat, hingga organisasi Putri Hijabfluencer Lampung. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


