Tekno

Berburu Kehidupan di Luar Bumi, Indonesia Siapkan Rp340 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2020 - 17:46 | 59.65k
Ilustrasi kehidupan di luar bumi. (FOTO:  Khazanah Al-Qur'an)
Ilustrasi kehidupan di luar bumi. (FOTO: Khazanah Al-Qur'an)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia akan memulai perburuan mencari kehidupan di luar bumi, diawali dengan membangun fasilitas observatorium Nasional di Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Menurut peneliti LAPAN (Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional) Rhorom Priyatikanto,  fasilitas observatorium tersebut dibangun bersama ITB, Undana (Universitas Cendana), dan pemerintah daerah setempat.

Advertisement

Anggaran untuk program tersebut sekitar Rp 340 miliar, bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). "Kalau untuk teleskop 50 cm, kira-kira sekitar Rp 1 M. Kurang-lebih sekitar Rp 340 M yang bersumber dari APBN," kata Rhorom, dikutip dari detik.com, Selasa (27/10/2020).

Peneliti Pusat Sains Antariksa ini menambahkan, LAPAN akan menggunakan fasilitas observatorium itu untuk mengamati komet dan asteroid.

LAPAN juga merencanakan program pengamatan transient project mulai tahun ini. Arah program ini untuk mencari tahu soal teka-teki kehidupan di luar bumi.

Rhorom juga mengatakan, LAPAN akan merencanakan program pengamatan transient objects mulai tahun 2020. Eksoplanet dan supernova adalah contoh objek transien. 

"Dengan kata lain, kami akan mulai mencari dan mempelajari eksoplanet dengan lebih sistematis. Salah satu arahnya memang menjawab apakah ada kehidupan di luar sana," lanjutnya.

Menurutnya, soal kehidupan di luar bumi merupakan salah satu pertanyaan mendasar umat manusia yang ingin mengetahui.

Terkait fasilitas, Rhorom mengatakan saat ini LAPAN memiliki 'senjata terbaik' yakni teleskop reflektor berdiameter 50 cm. 

Ia berharap pada akhir tahun 2021, LAPAN akan memiliki teleskop yang lebih besar berdiameter cermin 380 cm. Fasiitas ini dapat mendukung upaya penelitian kehidupan di luar bumi. (*)

Ekoran-28-10-2020-Cari-Kehidupan-di-Luar-Bumi.jpg

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Ferry Agusta Satrio
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES