Tekno

Energy Observer, Perahu dengan Tenaga Hidrogen Pertama di Dunia

Selasa, 19 April 2022 - 17:00 | 43.61k
Energy Observer, Perahu dengan Tenaga Hidrogen Pertama di Dunia
Energy Observer menjelajah dunia dengan tenaga gabungan cahaya matahari. angin, dan hidrogen. (Foto; Tangkapan Layar)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Dunia maritim tengah digencar dengan kian banyaknya perahu dengan tenaga matahari yang muncul. Di berbagai negara perahu-perahu ini dibuat dengan model futuristik yang apik. Kali ini, Energy Observer muncul dengan menggabungkan kekuatan angin, tenaga matahari, dan hidrogen.

Victorien Erussard merupakan seorang nahkoda kapal serta ilmuwan yang ingin menunjukan bahwa mengelilingi dunia dengan kapal berbahan selain solar atau bensin merupakan hal yang sangat mungkin bisa dilakukan. Perahu ini merupakan bahan pameran perahu dengan energi ramah lingkungan.

Perahu yang dikendalikannya menjadi bukti keseimbangan anatara energi-energi yanga dapat diperbaharui. "Perahu ini mewakili semua unsur energi yang dapat diperbaharui, yakni angin, cahaya matahari dan hidrogen," ungkap Victorien.

Sebagai perahu ramah lingkungan, perahu milik Victorien ini tak memproduksi karbon sama sekali dalam pengoperasiannya. Dirinya juga mengungkap bahwa perahunya juga memiliki batrai yang mampu menyimpan cadangan energi meskipun sedikit saat tidak ada matahari.

Batrai tersebut memang hanya memiliki sedikit cadangan energi, namun setelah matahari terbit, batrai tersebut akan dengan cepat meraih titik 100%. Saat taka ada cahaya matahri perahu ini akan mengandalkan kekauatan angin and hidrogen.

Setelah sejak tahun 2017 diperkenalkan ke khalayak umum, dengan kemampuan  tersebut perahu ini sudah menempuh perjalanan sekitar 80.000 kilometer laut. Hal ini sama saja dengan mengelilingi bumi sebanyak 2 kali.

Teknologi perahu ini digadang-gadang bakal diadopsi dalam industri kemaritiman. Menurut seorang ilmuwan pengamat energi dilansir dari CNA Insider teknologi yang dimiliki Energy Observer dengan gabungan tenaga cahaya matahari, angin dan hidrogen ini memiliki potensi dan peran yang besar untuk menyelamatkan bumi dari dekarbonasi. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES