Tekno

Meta Perbarui Keamanan untuk Melindungi Anak-anak di Instagram dan Facebook Messenger

Sabtu, 27 Januari 2024 - 13:13 | 32.43k
Fitur baru Facebook melindungi keamanan pengguna anak-anak. (Foto: Dok TIN)
Fitur baru Facebook melindungi keamanan pengguna anak-anak. (Foto: Dok TIN)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Meta, perusahaan di balik Instagram dan Facebook, telah memperkenalkan perubahan signifikan pada platformnya dengan tujuan utama untuk lebih melindungi anak-anak di bawah umur dari kontak online yang tidak diinginkan. Pembaruan ini bertujuan memberikan kontrol lebih besar kepada orang tua dan membatasi siapa yang dapat berkomunikasi dengan remaja.

Salah satu perubahan utama adalah mengenai pesan pribadi di Instagram dan Messenger. Untuk remaja di bawah usia 16 tahun (atau di bawah 18 tahun di beberapa negara), setelan utama akan diatur sehingga mereka tidak dapat menerima pesan atau ditambahkan ke obrolan grup oleh pengguna yang tidak diikuti atau terhubung dengan mereka. Sebelumnya, pembatasan semacam itu hanya berlaku untuk orang dewasa di atas 19 tahun.

Pengguna Instagram akan diberitahu tentang perubahan ini melalui pesan di bagian atas Feed mereka. Remaja dengan akun yang diawasi juga perlu mendapatkan izin dari orang tua atau wali yang mengawasi akun mereka untuk mengubah pengaturan ini.

Selain itu, alat pengawasan orang tua di Instagram diperluas. Orang tua sekarang tidak hanya diberi tahu ketika anak mereka mengubah pengaturan keamanan dan privasi, tetapi mereka juga diminta untuk menyetujui atau menolak permintaan tersebut. Ini termasuk mengubah profil dari pribadi ke publik, misalnya.

Meta juga mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan fitur baru untuk melindungi pengguna dari menerima gambar yang tidak diinginkan atau tidak pantas dalam pesan dari orang-orang yang sudah terhubung dengan mereka. Hal ini sejalan dengan upaya untuk mengurangi kemungkinan pengguna mengirim konten semacam itu. Fitur-fitur keamanan ini diharapkan akan berfungsi dalam obrolan terenkripsi, dan informasi lebih lanjut akan dibagikan pada akhir tahun ini.

Pembaruan ini merupakan bagian dari upaya Meta untuk meningkatkan keamanan anak-anak dan remaja di platform mereka, mengikuti tuduhan bahwa algoritma mereka membantu menciptakan "pasar bagi predator yang mencari anak-anak." Seiring dengan pembaruan ini, Meta berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan anak-anak dan memberikan kontrol lebih besar kepada orang tua.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES