Tekno

WhatsApp Dihapus dari Apple Store China: Implikasi dan Dampaknya

Sabtu, 20 April 2024 - 01:22 | 107.82k
Gadis China dengan baju tradisional negara tersebut memegang iPhone. (Ilustrasi: TIMES AI Academy)
Gadis China dengan baju tradisional negara tersebut memegang iPhone. (Ilustrasi: TIMES AI Academy)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Langkah Apple menghapus WhatsApp dan Threads dari Apple Store China menjadi pertanyaan global. Keputusan ini ditengarai mengundang berbagai polemik tentang dinamika politik, keamanan, dan ekonomi di tengah lingkungan digital yang semakin terbatas di China.

Keputusan ini bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja. Hal ini mengikuti perintah dari otoritas internet China, yang menyoroti kekhawatiran terhadap keamanan nasional. Dengan tegas, Apple menyatakan ketaatan mereka terhadap hukum di negara-negara di mana mereka beroperasi, meskipun hal itu mungkin bertentangan dengan pandangan mereka sendiri.

"Kami memiliki kewajiban untuk mengikuti peraturan negara dimana kami beroperasi. Meskipun pada dasarnya kami tidak setuju (dengan peraturan tersebut)," ungkap Apple melalui wawancara dengan CNN. 

Penghapusan WhatsApp dan Threads tidak hanya mencerminkan perpecahan yang semakin dalam antara China dan pasar teknologi global, tetapi juga menimbulkan pertanyaan tentang perlindungan privasi dan keamanan data pengguna. Sementara kedua aplikasi ini telah lama diblokir di China dan hanya dapat diakses melalui VPN, langkah ini menunjukkan tingkat pengawasan yang semakin meningkat terhadap komunikasi digital.

Tidak dapat dipungkiri bahwa keputusan ini akan memberikan dampak bagi masyarakat China yang bergantung pada layanan pesan untuk berkomunikasi dengan keluarga, teman, dan mitra bisnis di luar negeri. Pengguna yang terbiasa dengan WhatsApp mungkin merasa terganggu dengan keputusan ini dan mencari alternatif lain yang masih tersedia di China.

Di sisi lain, keputusan Apple ini juga menjadi bagian dari gambaran yang lebih besar tentang pergeseran dalam lanskap teknologi di China. Meskipun WhatsApp dan Threads dihapus, platform media sosial Barat lainnya seperti Facebook, Instagram, dan Messenger tetap tersedia.

Hal ini menunjukkan adanya kompleksitas dalam hubungan antara perusahaan teknologi Barat dan otoritas China, di mana beberapa perusahaan tetap dapat beroperasi dengan relatif lancar sementara yang lain tidak.

Sementara itu, penurunan penjualan iPhone di China menyoroti tantangan yang dihadapi oleh Apple dalam mempertahankan posisinya di pasar tersebut. Perubahan preferensi konsumen, kebangkitan merek lokal Tiongkok, dan ketatnya persaingan semuanya memberikan tekanan tambahan bagi Apple untuk berinovasi dan menyesuaikan strateginya di pasar yang semakin sulit ini.

Dengan demikian, penghapusan WhatsApp dan Threads dari AppleStore China bukanlah hanya masalah teknis, tetapi juga mencerminkan dinamika yang lebih luas dalam politik, ekonomi, dan teknologi. Langkah ini menegaskan kompleksitas peran perusahaan teknologi global dalam mengoperasikan bisnis mereka di tengah lingkungan yang terus berubah dan terkadang tidak stabil. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES