Tekno

Metaverse Manunggal Jaya Resmi Diluncurkan di Magelang, Masyarakat Umum Bisa Mencoba

Rabu, 01 Mei 2024 - 13:17 | 71.79k
 PJ Bupati Magelang, Sepyo Achanto, SH, MH saat mencoba Aplikasi Platform Meetmaya. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)
PJ Bupati Magelang, Sepyo Achanto, SH, MH saat mencoba Aplikasi Platform Meetmaya. (FOTO: Hermanto/ TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAGELANG – Desa Karangrejo Kabupaten Magelang, Jawa Tengah melakukan terobosan inovatif dengan peluncuran Metaverse Manunggal Jaya.

Seperti diketahui, ekonomi digital merupakan kegiatan yang melibatkan teknologi digital sebagai proses kunci bisnis yang lebih efisien. Inovasi digitalisasi tersebut diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.

Dan platform Metaverse yang telah diselesaikan oleh Universitas Muhammadiyah Magelang, merupakan fase satu yang akan menjadi pemantik pengembangan konsep ekonomi pariwisata (ecotourism) selanjutnya.

Metaverse sendiri adalah kolaborasi, perpaduan, atau penggabungan antara dunia fisik dengan dunia digital melalui penggunaan berbagai macam teknologi dan program yang telah dipadukan.

Untuk itu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Kemendes PDTT RI) mempunyai tugas untuk mendorong BUMDesa dan BUMDesa bersama yang telah berbadan hukum untuk mengembangkan aktivitas ekonominya.

Hal itu diharapkan bisa meningkatkan pendapatan, untuk unit usaha maupun masyarakat di desa. Dan Metaverse Manunggal Jaya adalah salah satu buktinya.

"Kemarin, Selasa 30 April di Tourist Information Center dan Kebun Buah Desa Karangrejo, secara resmi sudah dilaunching Metaverse Manunggal Jaya oleh Wakil Menteri Desa PDTT RI, Prof. Dr. Paiman Raharjo, M.M., M.Si," terang salah satu Pendamping Desa, Catur Arif Setiyawan kepada TIMES Indonesia, Rabu (1/5/2024).

Menurutnya, keterlibatan Kemendes PDTT RI di KPPN Manunggal Jaya sebenarnya sudah dilakukan sejak 2016. Sedangkan untuk pendanaannya berasal dari 5 sumber.

"Yaitu, Ditjen Direktorat Vokasi Kemendikbudristek, melalui Program Matching Fund Kedaireka, Ditjen PEID Kemendesa, Bappeda Litbangda Kabupaten Magelang, Desa Karangrejo dan Tanjungsari, serta Universitas Muhammadiyah Magelang dengan total nominal Rp 811.127.000," imbuh Catur.

Setelah resmi diluncurkan, Metaverse Manunggal Jaya tersebut bisa dicoba oleh semua lapisan masyarakat.

"Untuk masyarakat, khususnya di Kabupaten Magelang, yang ingin mencoba Metaverse Manunggal Jaya, bisa mengunjungi Kecamatan Borobudur khususnya di Desa Karangrejo, atau dapat menghubungi BUMDesma Manunggal Jaya Borobudur melalui akun Instagramnya di @bumdesmamanunggaljaya," pungkas Catur. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Ronny Wicaksono
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES