Tekno

5 Fakta Eks Pendiri OpenAI Ilya Sutskever Luncurkan Perusahaan AI Super Intelligence

Senin, 24 Juni 2024 - 16:40 | 19.96k
Ilya Sutskever. (FOTO: geeky-gadgets.com)
Ilya Sutskever. (FOTO: geeky-gadgets.com)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Mantan pendiri OpenAI, Ilya Sutskever, meluncurkan perusahaan baru yang fokus pada pengembangan AI (artificial intelligence) menjadi ASI (AI super intelligence atau kecerdasan super buatan. Ambisi Ilya itu bakal membuat AI makin merajai kehidupan manusia dengan kecerdasan super.

Akankah itu terjadi? Temukan fakta-fakta tentang visi, tujuan, dan potensi dampak teknologi ASI (AI super intelligence atau kecerdasan super buatan ini. 

1). Ilya Sutskever, Si Otak OpenAI

Ilya Sutskever, salah satu pendiri OpenAI, telah meluncurkan perusahaan baru yang berfokus pada pengembangan ASI (AI super intelligence). Ilya adalah salah satu otak perusahaan yang awalnya bergerak nirlaba itu. Ia pula yang menjadi otak lahirnya ChatGPT besutan OpenAI.

Perusahaan ini bertujuan untuk mendorong batas-batas teknologi AI dengan menciptakan sistem yang jauh lebih cerdas daripada manusia. Langkah ini, menurut Ilya, dapat menghadirkan solusi inovatif untuk berbagai masalah kompleks yang dihadapi oleh masyarakat global saat ini.

2). Tujuan dan Visi Ilya Sutskever

Perusahaan baru Ilya ini memiliki visi untuk menciptakan AI yang tidak hanya dapat memecahkan masalah teknis. Ia juga ingin AI mampu memahami dan menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih manusiawi. 

Dengan mengembangkan ASI (AI superintelligence), Ilya Sutskever percaya bahwa teknologi AI dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam berbagai bidang, mulai dari peningkatan efisiensi industri hingga penyelesaian masalah lingkungan dan kesehatan global.

3). Strategi Pengembangan dan Rekrutmen Talenta

Untuk mencapai tujuan ambisius ini, Ilya Sutskever berencana menarik talenta terbaik di bidang teknologi dan ilmu komputer untuk bergabung dalam misinya. Perusahaan ini akan fokus pada penelitian dan pengembangan, serta kolaborasi dengan berbagai institusi penelitian dan industri untuk mendorong inovasi yang lebih cepat dan efektif.

4). Dampak Potensial dan Tantangan

Pengembangan ASI (AI superintelligence) menghadirkan potensi besar dalam mengubah cara kita hidup dan bekerja. Namun, teknologi ini juga membawa tantangan etis dan keamanan yang signifikan. 

Ilya Sutskever dan timnya di perusahaan baru ini akan berupaya untuk memastikan bahwa perkembangan AI dilakukan secara bertanggung jawab, dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap masyarakat dan lingkungan.

Langkah Ilya Sutskever lewat ASI (AI Super Inteligence) ini menandai era baru dalam pengembangan teknologi AI, dengan potensi untuk membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Perusahaan ini diharapkan dapat menjadi pionir dalam menciptakan AI yang benar-benar cerdas dan bermanfaat bagi umat manusia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES