Advertisement
Tekno

Bagaimana Gamer Indonesia Menorehkan Prestasi di Turnamen Internasional

Kebangkitan gamer Indonesia sangat pesat, dengan sekitar 40 juta orang tercatat sebagai gamer aktif. Berkat akses mudah ke smartphone dan internet berkecepatan tinggi, game mobile menjadi sangat dominan di sini.

TIMES Indonesia,
Bagaimana Gamer Indonesia Menorehkan Prestasi di Turnamen Internasional
A-AA+

JAKARTA Kebangkitan gamer Indonesia sangat pesat, dengan sekitar 40 juta orang tercatat sebagai gamer aktif. Berkat akses mudah ke smartphone dan internet berkecepatan tinggi, game mobile menjadi sangat dominan di sini. Kelompok usia 16–30 tahun paling tertarik dengan game, baik sebagai hiburan, hobi paruh waktu, maupun sebagai passion mereka.

Pemerintah Indonesia telah mengakui gamer sebagai atlet profesional melalui Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI). Para gamer ini mewakili negaranya di kompetisi internasional seperti SEA Games, di mana Indonesia telah meraih banyak medali.

Advertisement

Tim-tim Indonesia kini bersaing di kompetisi global. Pada SEA Games 2023, banyak tim Indonesia meraih medali, seperti Emas di PUBG Mobile, Emas di CrossFire, Perak di Mobile Legends: Bang Bang, dan banyak lagi.

Pemain Indonesia seperti KarITzy, Ferxiic, dan Skylar sudah diakui secara internasional. Zuxxy dan Luxxy adalah pemain papan atas PUBG Mobile yang konsisten. Para gamer ini memperoleh penghasilan yang besar bukan hanya dari kompetisi, tetapi juga dari streaming, sponsor, kerja sama merek, penjualan merchandise, dan kontrak iklan.

Pertumbuhan Esports Indonesia di Panggung Global

Pemain-pemain Indonesia telah meraih lebih dari USD 21,48 juta dari 1.315 turnamen internasional. Hal ini menempatkan Indonesia di peringkat ke-21 esports dunia. Free Fire sendiri menyumbang sekitar 23,7% dari total hadiah esports.

Beberapa tim terbaik Indonesia:

  • ONIC Esports – Runner-up di M5 World Championship 2023 dan Juara MLBB Southeast Asia Cup.
  • EVOS Esports – Juara M1 World Championship 2019, Juara Free Fire Esports World Cup, dan Runner-up Free Fire Asia Invitational 2020.
  • Bigetron Red Aliens (BTR RA) – Juara PMCO Global Final 2019, Juara PUBG Mobile Asia Invitational 2021, dan Runner-up PUBG Mobile Global Championship.
  • Rex Regum Qeon (RRQ) – Beberapa kali juara MPL Indonesia, Runner-up M2 World Championship.
  • Alter Ego – Peringkat 3 MPL Indonesia Season 6, Juara MLBB ONE Esports Invitational 2020.

Tim-tim papan atas ini tidak hanya mendominasi turnamen domestik, tetapi juga menunjukkan bakat mereka di ajang esports internasional.

Game yang Mengantarkan Pemain Indonesia ke Kesuksesan Global

Indonesia bangkit di dunia esports berkat performa gemilang dan pengakuan global. Game-game yang dimainkan membantu mereka membangun basis penggemar dan memperkuat ekosistem esports di tanah air.

Advertisement

Game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), PUBG Mobile, Free Fire, Valorant, dan Dota 2 membantu gamer Indonesia meraih banyak gelar di dunia dan membuat Indonesia semakin berkembang di ajang esports.

Di Indonesia, game mobile khususnya menjadi pintu gerbang menuju kesuksesan esports internasional karena mudah diakses, terjangkau, dan digunakan hampir semua orang sehari-hari. Berbeda dengan PC atau konsol game yang membutuhkan biaya tinggi dan koneksi internet cepat.

Esports mobile telah membuka peluang karier bagi masyarakat Indonesia. Turnamen esports mobile memberikan kesempatan kepada gamer untuk menjadi bintang melalui hadiah bernilai jutaan dolar.

Bagaimana Gamer Berlatih untuk Menjadi Profesional

Gamer esports Indonesia berlatih setiap hari dengan rutinitas terstruktur yang mencakup sesi strategi, scrim (latihan tanding), kebugaran fisik, dan pelatihan mental. Tim-tim papan atas seperti ONIC dan EVOS menekankan kerja sama tim, review gameplay, dan latihan komunikasi dalam permainan untuk meningkatkan koordinasi.

Akademi dan bootcamp esports seperti Garudaku Academy berperan penting dalam menemukan bakat muda, memberikan pelatihan, dan menyediakan lingkungan profesional.

Sponsor dan berbagai organisasi memberikan dana untuk pengembangan pemain, perjalanan, dukungan kesehatan, dan fasilitas pelatihan, sehingga esports menjadi jalur karier yang menjanjikan di Indonesia.

Gamer Memanfaatkan Sumber Daya untuk Kompetisi

Dalam game kompetitif, pemain membeli akses ke perangkat premium, item dalam game, skin, dan perlengkapan untuk unggul dari lawan. Khususnya dalam game seperti PUBG Mobile, Mobile Legends, dan Free Fire, peningkatan ini sangat penting.

Para gamer berusaha membeli sumber daya ini dari platform terpercaya dengan harga lebih terjangkau. Misalnya, Codashop digunakan untuk membeli diamond, UniPin untuk membeli voucher dan paket promo berbagai game, dan UC PUBG Murah untuk top-up serta perlengkapan dengan harga terbaik.

Platform-platform ini membantu para pemain mendapatkan konten premium yang bahkan dapat diakses oleh pemain muda atau yang memiliki anggaran terbatas.

Dukungan Penggemar Memotivasi Gamer di Indonesia

Di Indonesia, dukungan penggemar yang kuat dan komunitas gaming yang solid berperan penting dalam memotivasi pemain dan tim. Gamer esports membangun basis penggemar besar di platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.

Penggemar berinteraksi melalui live streaming, fan art, meme, dan reaksi pertandingan. Komunitas aktif ini menciptakan dukungan yang mendorong pemain tampil lebih baik, meningkatkan daya tarik mereka bagi sponsor, menghasilkan momentum, dan mendorong munculnya talenta lokal.

Indonesia telah menjadi salah satu pasar penonton esports terbesar di dunia dengan lebih dari 53 juta penonton esports. Hal ini memungkinkan terciptanya konten, kerja sama iklan, dan bahkan karier penuh waktu. Para penggemar tidak hanya menonton, tetapi juga merayakan, mempromosikan, dan mengembangkan gameplay, menjadikan pemain biasa menjadi bintang.

Masa Depan Gamer Indonesia

Pasar esports Indonesia diperkirakan akan tumbuh pesat, mencapai lebih dari USD 125 juta pada tahun 2030. Pertumbuhan ini didorong oleh dukungan pemerintah, akses mobile dan internet yang semakin luas, serta partisipasi lebih besar di turnamen internasional.

Dengan bertambahnya jumlah penonton, semakin banyak pemain akan memanfaatkan konten mereka di platform seperti YouTube, TikTok, dan lainnya. Streamer esports di Indonesia dapat mengharapkan peningkatan pendapatan iklan, donasi penggemar, dan kemitraan. Indonesia juga berpotensi menjadi tuan rumah lebih banyak turnamen global, meningkatkan keuntungan di dunia esports internasional.

Kesimpulan

Gamer Indonesia tidak hanya bermain untuk bersenang-senang atau mengisi waktu luang, tetapi juga meraih pengakuan internasional melalui permainan mereka. Dedikasi mereka dalam mengembangkan skill membuat mereka semakin populer di dunia.

Para gamer muda yang bercita-cita tinggi harus fokus mengembangkan keterampilan agar bisa meraih kesuksesan dan memberikan kontribusi dalam pertumbuhan ekosistem esports melalui berbagai ajang kompetisi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia