Advertisement
Tekno

Dedik Afianto Hadirkan BinCoins, Aset Digital Baru Berbasis BNB Smart Chain

Dedik Afianto mengembangkan BinCoins (BINC), aset digital berbasis BNB Smart Chain yang fokus pada utilitas jangka panjang dan ekosistem digital nyata.

TIMES Indonesia,
Dedik Afianto Hadirkan BinCoins, Aset Digital Baru Berbasis BNB Smart Chain
Dedik Afianto, pengembang teknologi dan pendiri berbagai proyek digital meluncurkan BinCoins, sebuah inovasi blockchain lokal terintegrasi untuk sistem pembayaran hingga akses premium.
A-AA+

JAKARTA Perkembangan teknologi blockchain terus membuka peluang lahirnya berbagai inovasi digital dari Indonesia. Salah satu proyek yang mulai menarik perhatian adalah BinCoins (BINC), sebuah aset digital yang dikembangkan di atas jaringan BNB Smart Chain.

Di balik proyek tersebut terdapat sosok Dedik Afianto, yang akrab disapa Fian*, seorang pengembang teknologi dan pendiri berbagai proyek digital yang berfokus pada pengembangan ekosistem berbasis internet dan blockchain.

Advertisement

Menurut Fian, BinCoins lahir dari gagasan sederhana: menghadirkan aset digital yang tidak hanya berfungsi sebagai token, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung berbagai layanan digital yang sedang dikembangkan dalam satu ekosistem.

"Teknologi blockchain bukan hanya tentang perdagangan aset digital. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk mendukung sistem pembayaran, reward komunitas, akses layanan digital, dan berbagai inovasi lainnya," ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Mengenal BinCoins (BINC)

BinCoins

BinCoins atau BINC merupakan token utilitas yang dibangun menggunakan standar BEP-20 di jaringan BNB Smart Chain. Token ini dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan dalam ekosistem digital yang sedang dikembangkan, termasuk layanan pembayaran, sistem reward, akses premium, dan integrasi layanan berbasis blockchain.

BinCoins memiliki total suplai tetap sebanyak 1 miliar token dan berjalan di jaringan BNB Smart Chain yang dikenal memiliki biaya transaksi relatif rendah dan proses transaksi yang cepat.

Advertisement

Berbeda dengan banyak proyek yang hanya berfokus pada spekulasi pasar, BinCoins dikembangkan dengan visi membangun utilitas yang dapat digunakan dalam berbagai layanan digital yang terhubung dalam satu ekosistem.

Berawal dari Pengembangan Ekosistem Digital

Fian menjelaskan bahwa pengembangan BinCoins tidak berdiri sendiri. Token ini dirancang sebagai bagian dari ekosistem digital yang lebih luas yang mencakup layanan pembayaran digital, komunikasi digital, serta berbagai layanan berbasis internet yang sedang dikembangkan secara bertahap.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam membangun proyek blockchain bukan hanya menciptakan token, melainkan menghadirkan manfaat nyata yang dapat digunakan oleh masyarakat.

"Kami ingin membangun sesuatu yang memiliki fungsi jangka panjang. Fokus kami bukan sekadar menciptakan aset digital, tetapi membangun ekosistem yang dapat memberikan manfaat bagi pengguna," jelasnya.

Membangun Komunitas dari Nol

Sebagai proyek yang masih berada pada tahap awal pengembangan, BinCoins saat ini terus membangun komunitas pengguna dan pendukungnya melalui berbagai kanal digital.

Fian menyadari bahwa membangun kepercayaan merupakan proses yang membutuhkan waktu. Karena itu, pendekatan yang dipilih adalah pengembangan secara bertahap, transparan, dan terbuka kepada komunitas.

"Setiap proyek besar selalu dimulai dari langkah kecil. Kami percaya bahwa konsistensi, transparansi, dan dukungan komunitas akan menjadi fondasi utama pertumbuhan BinCoins ke depan," katanya.

Visi Jangka Panjang

Ke depan, BinCoins menargetkan pengembangan berbagai fitur utilitas yang dapat memberikan nilai tambah bagi pengguna. Selain mendukung transaksi dan sistem reward, pengembangan integrasi dengan berbagai layanan digital juga menjadi bagian dari roadmap yang sedang disiapkan.

Dengan semangat inovasi dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan, Fian berharap BinCoins dapat menjadi salah satu proyek blockchain karya anak bangsa yang mampu berkembang dan dikenal lebih luas, baik di Indonesia maupun di tingkat global.

"Bagi kami, ini baru permulaan. Masih banyak yang ingin kami bangun dan kembangkan bersama komunitas," kata Fian. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Wahyu Nurdiyanto
PenulisWahyu NurdiyantoWartawan Sertifikasi Madya, lulusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016 sebagai editor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia