Era Physical Disc Berakhir, Sony Ubah Pabrik Disc Jadi Produsen Lensa Optik
Pabrik disc (cakram) PlayStation di Austria diubah jadi pabrik mikrolensa. Produksi disc turun dari 600.000 menjadi 10% pada 2028. Sony investasi 30 juta euro dan latih 300 karyawan untuk teknologi optik.
MALANG – JAKARTA – Era disc (cakram) untuk permainan video semakin mendekati akhir. Sony secara perlahan mengubah pabrik cakram PlayStation yang tersisa di Thalgau, Austria, menjadi fasilitas produksi mikrolensa optik.
Kepala Sony DADC, Dietmar Tanzer, mengungkapkan hal ini kepada ORF Salzburg, Sabtu (4/7/2026).
Pabrik Thalgau saat ini memproduksi 600.000 cakram per hari, setengahnya untuk PlayStation. Namun, volume produksi diprediksi turun drastis menjadi hanya 10 persen dari angka tersebut pada tahun 2028. Sony berencana melatih ulang seluruh 300 karyawan untuk beralih ke produksi mikrolensa.
Thalgau bukan sekadar pabrik biasa. Ini adalah markas divisi pembuatan cakram Sony dan tampaknya satu-satunya fasilitas pabrik cakram yang sepenuhnya dimiliki.
Sony menutup pabrik di New Jersey pada 2011 dan memindahkan semua produksi dari Indiana ke Thalgau pada 2022. Kini, fasilitas Indiana berubah menjadi pusat logistik dan perakitan untuk industri otomotif.
Investasi Masa Depan
Sony telah menginvestasikan 30 juta euro untuk memproduksi mikrolensa di pabrik Thalgau. Produksi massal ditargetkan dimulai paling cepat tahun depan. Mikrolensa ini digunakan dalam berbagai aplikasi pembelokan cahaya, termasuk headset dan kemungkinan besar untuk industri otomotif.
Transformasi ini bukan keputusan mendadak. Pada Desember 2024, pabrik tersebut sudah mulai mengerjakan mikrolensa. Transisi ini menandai babak baru bagi Sony yang perlahan meninggalkan era cakram fisik menuju teknologi optik masa depan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


