Penggunaan Excel Web Melesat 10 Kali Lipat dalam 6 Tahun, Microsoft Kalahkan Google Sheets?
Microsoft klaim session Excel for the web naik 10x dalam 6 tahun, berkat investasi cloud sejak 2018. Excel web gratis, bisa diakses via excel.new. Google Sheets masih populer, tapi Excel mulai mengejar.
MALANG – JAKARTA – Microsoft mengklaim penggunaan Excel for the web meningkat 10 kali lipat dalam enam tahun terakhir. Klaim ini disampaikan Brian Jones, pemimpin Excel Product Group di Microsoft, di tengah dominasi Google Sheets yang selama ini dianggap sebagai pesaing utama.
Jones menulis di X: "Session Excel on the web naik 10x dalam 6 tahun terakhir. Ini berkat pergeseran pendanaan signifikan yang kami lakukan sekitar 8 tahun lalu untuk mendekatkan web ke desktop."
Pertumbuhan ini bermula dari restrukturisasi besar-besaran Microsoft pada Maret 2018. CEO Satya Nadella membubarkan Windows and Devices Group dan memindahkan sebagian besar upaya perangkat lunak Windows ke tim cloud dan enterprise yang dipimpin Scott Guthrie. Azure dan Office 365 tumbuh pesat, sementara pendapatan Windows menurun. Excel for the web menjadi penerima manfaat langsung dari prioritas cloud-first ini.
Excel Web Gratis, Tapi Jarang Diketahui
Jones menyebut Excel for the web gratis, tapi banyak yang tidak tahu. Cukup ketik excel,new di browser untuk membuat workbook kosong yang disimpan ke OneDrive. Namun, dalam pengujian, excel,new membutuhkan waktu beberapa detik, sementara sheets.new Google hampir instan.
Jones juga menyoroti ambisi AI Microsoft untuk Excel. Fitur Copilot "skills" dirancang untuk tim keuangan: membangun DCF, menutup buku, dan konektor data dari FactSet, Morningstar, PitchBook. Mode "Plan with Copilot" menunjukkan sel dan formula yang akan diubah sebelum diterapkan.
Namun, Copilot di Excel juga menuai kritik. Tombol Copilot mengambang di sudut kanan bawah setiap worksheet kerap menutupi sel dan data. Microsoft terpaksa menambahkan opsi untuk menyembunyikannya setelah keluhan pengguna.
Investasi AI: Akankah Berbuah Seperti Cloud?
Pertanyaan besarnya: akankah investasi AI Microsoft berbuah seperti cloud? Meski pendapatan AI mencapai rekor, tingkat adopsi berbayar Copilot dilaporkan hanya sekitar 3,3% dari 450 juta pengguna Microsoft 365. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


