Meta Cabut Fitur Muse Image yang Gunakan Foto Instagram Publik usai Tuai Kritik
Meta menghentikan fitur Muse Image yang memungkinkan AI membuat gambar berdasarkan foto Instagram publik setelah menuai kritik terkait privasi pengguna.

JAKARTA – Meta mencabut salah satu fitur kontroversial pada model kecerdasan buatan (AI) terbarunya, Muse Image, setelah menuai gelombang kritik dari pengguna terkait isu privasi.
Fitur tersebut sebelumnya memungkinkan siapa saja membuat gambar berbasis AI dengan merujuk pada akun Instagram yang bersifat publik. Caranya cukup dengan menyebut atau me-mention nama akun menggunakan simbol @ dalam perintah (prompt) yang diberikan kepada Meta AI.
Dalam pembaruan di blog resminya pada Jumat (11/7/2026), Meta mengakui fitur tersebut tidak diterima dengan baik oleh pengguna.
"Awal pekan ini kami mengumumkan bahwa salah satu cara membuat gambar di Meta AI adalah dengan menyebut akun Instagram publik yang ingin dijadikan referensi. Tujuan kami adalah menyediakan alat kreatif yang bermanfaat sekaligus memberi pengguna kendali atas apakah konten publik mereka dapat dijadikan referensi. Namun kami telah mendengar masukan bahwa fitur ini tidak memenuhi harapan, sehingga kini sudah tidak lagi tersedia," tulis Meta.
Muse Image diperkenalkan awal pekan ini sebagai model pembuat gambar pertama yang dikembangkan oleh Meta Superintelligence Labs. Selain kemampuan merujuk akun Instagram publik, model AI tersebut juga menghadirkan efek berbasis AI di Instagram Stories serta fitur pembuatan gambar langsung melalui percakapan di WhatsApp.
Namun, fitur yang mengizinkan pengguna menjadikan foto dari akun Instagram publik sebagai referensi AI langsung memicu kontroversi. Fitur ini membuat seluruh akun Instagram yang bersifat publik secara otomatis ikut serta (opt-in) dalam sistem tersebut tanpa persetujuan aktif dari pemilik akun. Pengguna hanya memiliki dua pilihan jika tidak ingin foto mereka dijadikan referensi, yakni mengajukan pengaturan opt-out sesuai prosedur Meta atau mengubah akun menjadi privat.
Kebijakan itu memunculkan kekhawatiran mengenai perlindungan privasi, terutama karena foto-foto pengguna dapat dijadikan acuan oleh AI tanpa izin eksplisit.
Setelah menerima kritik dari berbagai kalangan, Meta akhirnya memutuskan menghentikan fitur tersebut. Dengan dicabutnya kemampuan merujuk akun Instagram publik, pengguna yang mempertahankan akun mereka tetap terbuka kini tidak lagi perlu khawatir foto-fotonya digunakan sebagai referensi dalam pembuatan gambar AI.
Sebelumnya, ketika kritik mulai bermunculan, Meta sempat menyatakan bahwa Muse Image telah dikembangkan dengan berbagai mekanisme pengamanan.
Perusahaan menegaskan model AI tersebut dibangun dengan "kontrol yang kuat dan perlindungan keamanan sejak hari pertama." Meski demikian, besarnya penolakan dari publik membuat Meta memilih menarik fitur yang dianggap paling kontroversial tersebut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


