Advertisement
Tekno

Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Penyalahgunaan Rahasia Dagang

Apple menggugat OpenAI atas dugaan penyalahgunaan rahasia dagang. Apple menuduh mantan karyawannya membawa informasi rahasia untuk pengembangan bisnis hardware OpenAI.

TIMES Indonesia,
Apple Gugat OpenAI atas Dugaan Penyalahgunaan Rahasia Dagang
Apple menggugat OpenAI atas dugaan penyalahgunaan rahasia dagang yang disebut digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis perangkat keras perusahaan AI tersebut.
A-AA+

JAKARTA Apple resmi mengajukan gugatan terhadap OpenAI dengan tuduhan perusahaan kecerdasan buatan (AI) tersebut menyalahgunakan rahasia dagang untuk mengembangkan bisnis perangkat kerasnya.

Dalam dokumen gugatan, Apple menyebut sejumlah mantan karyawannya yang bergabung dengan OpenAI diduga membawa informasi rahasia, termasuk desain produk, teknologi, serta data internal perusahaan yang belum dipublikasikan.

Advertisement

Apple Tuding OpenAI Ambil Informasi Rahasia

Apple menyatakan telah menemukan bukti terkait dugaan pengambilan informasi pribadi dan rahasia mengenai teknologi, proses, hingga produk yang masih dalam tahap pengembangan.

"Individu yang bekerja di OpenAI secara tidak sah mengambil informasi rahasia dan bersifat pribadi milik Apple terkait teknologi, proses, dan produk kami yang belum dirilis," kata juru bicara Apple.

Sementara itu, OpenAI menyatakan sedang meninjau dokumen gugatan tersebut. Perusahaan yang dipimpin Sam Altman itu membantah tertarik menggunakan rahasia dagang milik perusahaan lain.

"Kami tidak tertarik pada rahasia dagang perusahaan-perusahaan lain. Kami tetap fokus membangun teknologi inovatif yang memberdayakan orang-orang di seluruh dunia," ujar juru bicara OpenAI Drew Pusateri.

Hubungan Apple dan OpenAI Berubah

Gugatan ini menandai perubahan besar dalam hubungan kedua perusahaan teknologi tersebut. Sebelumnya, Apple dan OpenAI menjalin kerja sama pada 2024 dengan mengintegrasikan ChatGPT ke dalam perangkat iPhone, iPad, dan Mac.

Advertisement

Namun, hubungan keduanya mulai mengalami ketegangan setelah OpenAI mengakuisisi perusahaan rintisan perangkat keras io Products milik mantan kepala desain Apple, Jony Ive, dengan nilai sekitar 6,4 miliar dolar AS.

Dalam gugatan, Apple juga menyinggung beberapa mantan karyawan yang kini bekerja di OpenAI. Salah satunya adalah Tang Yew Tan, mantan eksekutif Apple yang menjabat sebagai kepala divisi perangkat keras OpenAI.

Apple menuduh beberapa mantan pegawainya membawa informasi terkait pemasok, komponen, hingga dokumen internal perusahaan. Salah satu mantan karyawan lain, Chang Liu, juga disebut diduga mengakses dan mengunduh puluhan berkas rahasia Apple sebelum bergabung dengan OpenAI.

Apple kini meminta ganti rugi serta perintah pengadilan agar OpenAI tidak memiliki maupun menggunakan rahasia dagang milik perusahaan.

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizal Dani P
PenulisRizal Dani PSarjana Ekonomi Manajemen Universitas Merdeka Malang (2022). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2016. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, sains, seni, budaya dan isu internasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia