Google Images Kini Bisa Buat Gambar AI Langsung dari Hasil Pencarian
Google menghadirkan generator gambar AI Gemini Nano Banana ke Google Images dan AI Overviews, memungkinkan pengguna membuat visual hanya dari perintah teks.
JAKARTA – Memasuki usia 25 tahun, Google Images tidak sekadar merayakan perjalanan panjangnya sebagai layanan pencarian gambar terbesar di dunia. Google justru memanfaatkan momentum tersebut untuk menghadirkan kemampuan baru berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna membuat gambar langsung dari hasil pencarian.
Mulai dalam beberapa pekan ke depan, Google akan menghadirkan fitur AI image generation ke dalam AI Overviews di Google Search. Teknologi ini memanfaatkan versi terbaru model Gemini Nano Banana, yang mampu menghasilkan gambar berkualitas tinggi hanya melalui perintah teks (text prompt).
Brad Kellet, Senior Engineering Director Search Google, Rabu (15/7/2026) mengatakan teknologi tersebut dirancang untuk mengubah deskripsi sederhana menjadi visual yang sepenuhnya dibuat oleh AI.
Sebagai contoh, pengguna cukup mengetikkan perintah seperti "visualisasikan kamar asrama bergaya bahari dengan karpet bergaris merah dan pencahayaan tambahan" untuk memperoleh ilustrasi yang sesuai tanpa perlu mencari gambar yang sudah tersedia di internet.
Fitur ini akan tersedia dalam bahasa Inggris di seluruh wilayah yang telah mendukung pembuatan gambar melalui AI Mode.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari transformasi besar Google Search yang diperkenalkan pada konferensi Google I/O pada Mei lalu. Saat itu Google memperkenalkan pengalaman pencarian berbasis AI melalui AI Overviews, yaitu ringkasan jawaban yang dihasilkan AI lengkap dengan tautan menuju sumber informasi.
Pengguna juga dapat berpindah antara mode pencarian konvensional dan AI Mode sesuai kebutuhan.
Google Images Tampil Lebih Personal
Selain kemampuan membuat gambar AI, Google juga memperkenalkan tampilan baru Google Images berupa galeri visual yang lebih dinamis.
Galeri tersebut akan menampilkan gambar dari berbagai situs web secara real time dan dipersonalisasi berdasarkan minat pengguna. Ketika pengguna menyimpan gambar ke dalam koleksi, gambar-gambar tersebut akan tersusun dalam tab khusus di bagian atas halaman.
Konsep ini dinilai memiliki pendekatan serupa dengan platform inspirasi visual seperti Pinterest, yang mengandalkan koleksi gambar berdasarkan preferensi pengguna.
Evolusi Google Images Selama 25 Tahun
Google Images pertama kali diluncurkan pada 2001 sebagai pelengkap hasil pencarian berbasis teks. Seiring perkembangannya, layanan ini menambahkan dukungan pencarian video hingga menghadirkan fitur search by image pada 2011.
Fitur pencarian berdasarkan gambar memungkinkan pengguna mengunggah foto untuk menemukan sumber asli maupun gambar serupa yang tersedia di internet.
Kini, dengan integrasi AI generatif, Google Images tidak lagi hanya berfungsi sebagai mesin pencari visual, tetapi juga menjadi platform yang mampu menciptakan konten visual baru sesuai kebutuhan pengguna. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


