Advertisement
Tekno

Gemini Tembus 950 Juta Pengguna, Google Kian Dekati Dominasi ChatGPT

Google mengungkap Gemini telah mencapai 950 juta pengguna bulanan. Persaingan AI generatif semakin ketat dengan ChatGPT dan mendorong transformasi layanan pencarian.

TIMES Indonesia,
Gemini Tembus 950 Juta Pengguna, Google Kian Dekati Dominasi ChatGPT
Google Gemini. (Foto: Google)
A-AA+

JAKARTA Persaingan kecerdasan artifisial (AI) generatif memasuki babak baru. Google mengumumkan layanan asisten AI Gemini kini telah digunakan lebih dari 950 juta pengguna aktif bulanan, menandai pertumbuhan yang sangat cepat sekaligus mempersempit jarak dengan ChatGPT milik OpenAI.

Angka tersebut disampaikan Alphabet dalam laporan kinerja perusahaan kuartal II 2026. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, basis pengguna Gemini meningkat hampir tiga kali lipat. Sebelumnya, pada Februari 2026, Google melaporkan Gemini memiliki sekitar 750 juta pengguna aktif bulanan.

Advertisement

Dengan capaian terbaru itu, Gemini semakin mendekati ChatGPT yang pada Juni 2026 dilaporkan telah menembus 1 miliar pengguna aktif bulanan, memperlihatkan kompetisi dua raksasa AI yang semakin ketat.

Fitur AI Baru Jadi Motor Pertumbuhan

CEO Alphabet, Sundar Pichai, menyebut pertumbuhan Gemini didorong oleh peluncuran berbagai fitur baru berbasis AI agen (AI agents) yang dirancang lebih personal dan proaktif.

Menurutnya, pengguna memberikan respons positif terhadap fitur Daily Brief maupun agen personal Gemini Spark, yang kini telah tersedia di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain.

"Kami melihat pengguna menyukai fitur-fitur agen AI terbaru seperti Daily Brief dan agen personal Gemini Spark," ujar Pichai.

Ia menambahkan, Google terus mempercepat inovasi agar layanan AI tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu aktivitas harian pengguna secara lebih kontekstual.

Advertisement

Tak Hanya Android, Gemini Tumbuh di iPhone

Pertumbuhan Gemini juga tidak lagi bergantung pada ekosistem Android. Google mengungkapkan layanan tersebut mulai memperoleh basis pengguna yang kuat di perangkat berbasis iOS.

Data Appfigures menunjukkan aplikasi Gemini telah diunduh lebih dari 137 juta kali di iPhone dan iPad dalam kurun 12 bulan terakhir.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa persaingan AI kini tidak lagi dibatasi oleh sistem operasi, melainkan ditentukan oleh kualitas layanan dan pengalaman pengguna.

Pangsa Pasar ChatGPT Mulai Tergerus

Persaingan tersebut juga tercermin dalam laporan terbaru State of AI dari Sensor Tower.

Laporan itu menunjukkan dominasi ChatGPT di pasar asisten AI mulai berkurang. Pada paruh pertama 2026, pangsa pasarnya turun hingga berada di bawah 50 persen untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, pangsa pasar Gemini meningkat menjadi 27,7 persen, menandakan Google semakin agresif memperluas adopsi layanan AI generatifnya.

AI Mengubah Wajah Mesin Pencari Google

Di tengah meningkatnya popularitas chatbot AI sebagai alternatif mencari informasi, Google memastikan mesin pencarinya tetap tumbuh.

Perusahaan mengungkapkan bahwa fitur AI Mode yang terintegrasi dalam Google Search kini telah digunakan oleh lebih dari 1 miliar pengguna.

Google menilai integrasi AI ke mesin pencari justru meningkatkan jumlah kueri pencarian sekaligus membuat operasional layanan AI lebih efisien berkat pengembangan perangkat keras dan model AI generasi terbaru.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa persaingan AI tidak lagi sekadar menghadirkan chatbot yang lebih pintar, tetapi telah bergeser menjadi perebutan ekosistem digital. Siapa yang mampu mengintegrasikan AI ke dalam layanan sehari-hari—mulai dari pencarian informasi, produktivitas, hingga asisten personal—berpeluang memimpin pasar teknologi global dalam beberapa tahun mendatang.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Imadudin Muhammad
PenulisImadudin MuhammadBergabung di TIMES Indonesia sejak 2015, menulis soal Olahraga, Pariwisata, Tekno, hingga Event Internasional. Bagian tim Pemeriksa Fakta, memastikan berita tetap berita akurat, relevan, dan terpercaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia