Samsung Luncurkan AI Health Assistant, Chatbot untuk Bantu Pengguna Pahami Data Kesehatan
Samsung menguji AI Health Assistant di aplikasi Samsung Health. Chatbot ini membantu pengguna memahami data tidur, aktivitas, nutrisi, dan kesehatan melalui rekomendasi yang dipersonalisasi.
JAKARTA – Samsung mulai menguji fitur AI Health Assistant di aplikasi Samsung Health untuk pengguna di Amerika Serikat. Chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut dirancang membantu pengguna memahami berbagai data kesehatan yang dikumpulkan dari perangkat Galaxy secara lebih mudah dan personal.
Melalui fitur beta ini, pengguna dapat mengajukan pertanyaan mengenai kondisi kesehatannya dan memperoleh penjelasan berdasarkan data yang terekam di aplikasi Samsung Health.
Dikutip dari PCMag, Sabtu (25/7/2026), Samsung menyatakan banyak pengguna memiliki akses terhadap data kesehatan, namun masih kesulitan memahami arti dari berbagai metrik yang ditampilkan.
AI Health Assistant memanfaatkan data tidur, aktivitas fisik, nutrisi, mindfulness, hingga tanda-tanda vital yang dikumpulkan dari smartphone Galaxy, smartwatch, maupun smart ring. Berdasarkan data tersebut, chatbot dapat mengenali pola yang mungkin terlewat oleh pengguna dan memberikan rekomendasi gaya hidup yang telah divalidasi oleh tim dokter serta pelatih kesehatan.
Meski demikian, Samsung menegaskan AI Health Assistant bukan pengganti tenaga medis. Fitur ini hanya memberikan rekomendasi dan edukasi kesehatan, bukan untuk mendiagnosis penyakit, memberikan nasihat medis, ataupun menentukan pengobatan.
Ke depan, kemampuan AI Health Assistant akan diperluas dengan mengintegrasikan data dari aplikasi lain maupun perangkat rumah pintar. Misalnya, chatbot dapat mendeteksi lampu rumah yang menyala hingga larut malam dan menghubungkannya dengan kualitas tidur pengguna.
Fitur tersebut juga dirancang mampu memanfaatkan data kalender untuk menyarankan latihan pernapasan sebelum pengguna menghadiri rapat atau agenda yang berpotensi menimbulkan stres.
Kehadiran AI Health Assistant menyusul langkah Google yang baru-baru ini meluncurkan Health Coach berbasis Gemini. Persaingan kedua perusahaan diperkirakan akan semakin ketat dalam menghadirkan layanan kesehatan digital berbasis AI.
Selain chatbot, Samsung juga disebut tengah menyiapkan sejumlah indikator kesehatan baru di aplikasi Samsung Health. Beberapa di antaranya meliputi daily cardio load, heart health score, vascular load, serta fitness index untuk memberikan gambaran kondisi tubuh pengguna secara lebih komprehensif.
Fitur AI Health Assistant saat ini masih dalam tahap uji coba terbatas di Amerika Serikat dan belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran global. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


