Pasar Terapung di Sungai Barito, Wisata Khas di Kalimantan Selatan

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Berkunjung ke Banjarmasin, ibu kota Kalimatan Selatan (Kalsel), tak lengkap bila belum mengunjungi Pasar Terapung Sungai Barito. Wisata ini populer dan khas, tak banyak tempat demikian di Indonesia.
Pasar tradisional menawarkan wisata berbelaja di atas sungai di muara sungai Kuin, Banjarmasin. Termasuk dalam pusaka saujana, pedagang dan pembeli bertransaksi menggunakan jukung, perahu kecil.
Advertisement
Anda bisa datang pagi buta, hingga sekitar pukul delapan pagi untuk melihat dan menikmati uniknya pasar terapung ini. Ragam produk pertanian seperti sayur dijajakan di atas perahu di sepanjang aliran sungai.
Sebuah sumber menyebut pasar ini ada sejak 400 tahun lalu. Bisa jadi, ini satunya - satunya di Indonesia yang masih bertahan dan menjadi objek wisata. Guna semakin mengenalkan dan menjaganya, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Festival Pasar Apung. Acara ini bertujuan menarik wisatawan sekaligus melestarikan budaya setempat.
Lokasinya yang dekat dengan ibukota Kalsel ini memudahkan pengunjung atau wisatawan untuk datang. Anda cukup pergi menuju daerah Kuin, di sana tersedia parkir kendaraan. Aksesnya mudah, bisa dengan mobil, taksi atau moda trasnportasi lain. Dari dermaga tempat parkir jukung, menuju ke pasar, anda mengeluarkan sejumlah uang untuk bisa menyusuri sungai Barito.
Selain menikmati suasana pasar apung, anda bisa menyaksikan aktivitas di sungai yang menarik perhatian dan menjadi objek foto. Pemandangan rumah dari kayu milik warga sekitar Sungai Barito juga hal menarik. Meski berbahan kayu, rumah ini relatif awet, karena menggunakan kayu ulin yang kuat dan tahan air. Nah, tunggu apalagi, selamat menikmati wisata pasar apung. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Yatimul Ainun |
Publisher | : Rizal Dani |