Advertisement
Wisata

Kampung Warna Purbalingga Siap Hadapi Penilaian Nasional

Kampung Warna Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, siap melakukan perbaikan dan pembenahan menghadapi penilaian Pemuda Pelopor tingkat nasional.

TIMES Indonesia,
Kampung Warna Purbalingga Siap Hadapi Penilaian Nasional
Tim Juri Pemuda Pelopor dari Kemenpora didampingi Dona Wahyuni De Fretes meninjau Kampung Warna (FOTO: Sinnangga Angga/TIMES Indonesia)
A-AA+

PURBALINGGA Kampung Warna Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, siap melakukan perbaikan dan pembenahan menghadapi penilaian Pemuda Pelopor tingkat nasional.

"Karena masih banyak lokasi yang sudah kusam dan juga beberapa lokasi belum terpoles warna warni, maka kami kembali melakukan pembenahan. Sementara uang kas Kampung Warna sudah habis, untuk itu saya memberanikan diri memohon bantuan kepada Gubernur JawabTengah," kata Dona Wahyuni De Fretes, Pembina Kampung Warna Bobotsari kepada TIMES Indonesia usai melakukan pemaparan dan mendampingi Tim Juri dari Kementerian Pemuda dan Olahraga berkeliling melakukan fact finding di Kampung Warna, Sabtu (15/9/2018).

Advertisement

Dalam kesempatan ini, Dona mengungkapkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memberikan bantuan 20 kaleng cat tembok seharga Rp  2,5 juta.

"Berkat bantuan cat dari pak Gubernur upaya pembenahan kampung warna selesai tepat pada waktunya," ungkapnya kemudian.

Sementara Sugianto, salah satu Juri Nasional Pemilihan Pemuda Pelopor dari Kementerian Pemuda dan Olahraga mengatakan, yang menarik dari kampung warna adalah perjuangan Dona merubah kondisi sosial masyarakat Kampung Baru, Desa Bobotsari.

"Di samping kondisi kampung yang kumuh kemudian berubah warna warni, yang menarik justru dampak dari warna warni itu mampu merubah kondisi masyarakat dari perilaku buruk menjadi baik," katanya.

Yang menarik dari Dona itu, katanya, perjuangannya mengubah perilaku masyarakat yang sebelumnya acuh dengan lingkungan menjadi peduli kebersihan dan lingkungan. .

Advertisement

"Tapi sesungguhnya kalah menang dalam penilaian itu tidak penting, karena tujuan penilaian adalah mendata langsung pemuda pemudi yang konsen pada pemberdayaan masyarakat dengan tujuan melakukan perubahan," ucapnya.

Kehadiran Tim Juri di Kampung Warna Bobotsari, Purbalingga disambut gembira oleh warga dengan menampilkan musik kenthongan, gending banyumasan dari Ngesti Laras, orgen tunggal dan beraneka makanan dan minuman khas kampung warna. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Sinnangga Angga
PenulisSinnangga Angga Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia