Advertisement
Wisata

Wow Gong Raksasa Seberat 1 Ton Ada di Museum Ganesya Hawai Waterpark-MNP Malang

Gong raksasa yang benar-benar bisa berbunyi dengan berat hampir 1 ton, kini telah terpasang dengan kokohnya di pintu masuk gerbang Hawai Waterpark-MNP Malang. Gong ini sebagai tanda keberadaan Museum Ganesya di dalam kompleks destinasi wisata air tersebut

TIMES Indonesia,
Wow Gong Raksasa Seberat 1 Ton Ada di Museum Ganesya Hawai Waterpark-MNP Malang
Inilah gong raksasa yang sudah terpasang di Hawai Waterpark-MNP Mlaang sebagai penanda bahwa di situ ada Museum Ganesyadan benda-benda pusaka yang dipamerkan. Bandingkan dengan orang yang berdiri di sebelah kanan itu. (FOTO: Widodo irianto)
A-AA+

MALANG Gong raksasa yang benar-benar bisa berbunyi dengan berat hampir 1 ton, kini telah terpasang dengan kokohnya di pintu masuk gerbang Hawai Waterpark-MNP Malang. Gong ini sebagai tanda keberadaan Museum Ganesya di dalam kompleks destinasi wisata air tersebut. 

Memiliki diameter 3,5 meter, bahwa gong yang dipilih oleh owner Hawai Waterpark-MNP (Malang Night Paradise), Yogi Kurniawan itu mempunyai makna tersendiri. "Kami mencoba memilih falsafah orang Jawa bahwa gong itu sebagai lambang keabadian dan keseimbangan. Pukulan gong juga menggambarkan koinsidensi (terjadinya dua hal dalam waktu atau tempat yang sama)," tandas Yogi. 

Advertisement

Gong-Raksasa2.jpg

Ya, karena kini di kompleks wisata air terbesar Hawai Waterpark-MNP ini telah hadir pula Museum Ganesya. Berbagai wahana di kompleks itu bisa dinikmati pengunjung dalam waktu yang bersamaan. "Bahkan kalau kita ambil falsafah Jawa itu akan makin lengkap, karena mengandung unsur pendidikannya juga," katanya. 

Gong itu dipesan dan digarap khusus dari para ahlinya di Mojokerto. Saking besarnya, proses pemasangan klante (tali gong) hingga menaikkannya ke gayor (dua buah tiang untuk menggantung gong) dari beton cor berhiaskan dua ekor naga itu dibantu kendaraan selain puluhan orang juga dilibatkan. 

Hal lain bagi orang Jawa, gong adalah gambaran kewajiban manusia untuk menjaga keharmonisan yang diekspresikan dalam bahasa Jawa kuno yang tinggi dalam istilah mamayu hayuning bawono atau “melestarikan keindahan dunia".

Gong-Raksasa3.jpg

 "Keindahan dunia di sini adalah peninggalan sejarah yang kami suguhkan di dalam Museum Ganesya," tandasnya. 

Saat ini manajemen Hawai Waterpark-MNP sedang memesan khusus alat pemukul yang tentu dibutuhkan yang panjang karena letak titik pukulnya, tempat resonansi itu teecipta saat dipukul. "Sebab gong yang kami pesan ini benar-benar terbuat dari lempengan logam dan kuningan ditengahnya, dan benar-benar bisa berbunyi," ujar Yogi. 

Kini gong raksasa yang bisa dibunyikan dengan berat hampir 1 ton itu telah terpasang dengan kokohnya di pintu masuk gerbang Hawai Waterpark-MNP Malang sebagai tanda keberadaan Museum Ganesya di dalam kompleks destinasi wisata air tersebut. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia