Advertisement
Wisata

Tutup Sejak Maret, Wahana Air Kenari Waterpark Bontang Rugi Ratusan Juta

Wahana air Kenari Waterpark Kota Bontang sudah ditutup sejak 19 Maret hingga waktu yang belum ditentukan akibat pandemi Covid-19. Dampaknya, pengelolah Waterpark pun mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

TIMES Indonesia,
Tutup Sejak Maret, Wahana Air Kenari Waterpark Bontang Rugi Ratusan Juta
Wahana Air Kenari Waterpark Bontang. (Foto: Mae for TIMES Indonesia)
A-AA+

BONTANG Wahana air Kenari Waterpark Kota Bontang sudah ditutup sejak 19 Maret hingga waktu yang belum ditentukan akibat pandemi Covid-19. Dampaknya, pengelola Waterpark pun mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Bukan hanya itu, 19 orang karyawan pun diistrahatkan sementara.

"Kami tutup saat kami menerima surat edaran dari Dispora tanggal 18 Maret, nah 19 Maret kami langsung tutup total, dan semua karyawan kami rumahkan," kata Kepala Operasional Kenari Waterpark Bontang, Arif Arifin, Senin (15/06/2020).

Advertisement

Arif Arifin menuturkan, di hari-hari normal sebelumnya Kenari Waterpark biasanya meraup keuntungan hingga Rp 300 juta setiap bulannya. Akibat pandemi Covid-19, omset Kenari Waterpark merosot menjadi nol rupiah terhitung sejak Maret hingga saat ini.

Bukan hanya itu, kerugian yang bisa dialami bahkan bisa mencapai dua kali lipat dari pemasukan biasanya. Karena banyak acara yang sudah terjadwalkan tapi terpaksa harus dibatalkan.

"Kalo untuk kerugian, yah normalnya biasanya kami dapat 200-300 juta setiap bulan. Bahkan kami bisa mendapatkan 2 kali lipat saat masa-masa lebaran atau liburan anak sekolah. Kemarin, banyak kegiatan anak sekolah, perpisahan sudah dijadwalkan. Tapi terpaksa dibatalkan, dan masih banyak juga event-event sudah terjadwal tapi karena Covid-19 semua batal," jelasnya.

Lanjut Arif Arifin, walaupun tidak ada pemasukan pihanya harus tetap mengeluarkan biaya operasional untuk melakukan perawatan terhadap fasilitas-fasilitas di wahana air tersebut dan juga mengharuskan pihaknya tetap membayar beban tagihan air maupun listrik.

"Sementara perawatan kolam kan harus tetap jalan, seperti pompa air, dan biaya operasional perawatan pun tetap kami jalankan," ujarnya.

Advertisement

Ia pun berharap, dengan kondisi Kota Bontang yang saat ini sudah mulai membaik. Pemerintah Kota Bontang melalui dinas pariwisata Kota Bontang, bisa memberikan kepastian terkait kapan jadwal usaha sektor wisata boleh beroperasi kembali. 

"Dengan kondisi Kota Bontang yang sudah mulai zona hijau, kami berharap pemkot Bontang bisa secepatnya memperbolehkan taman kreasi air, Kenari Waterpark bisa beroprasi lagi," tambahnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

F
PenulisFajri Sunaryo (MG-262) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia