Wisata

Danau Hijau Batu Piring, Danau Tersembunyi di Kabupaten Jember

Rabu, 08 Juli 2020 - 22:43 | 206.08k
Pengunjung tampak bersantai menikmati keindahan Danau Hijau Batu Piring. (Foto: Delfi Nihayah/TIMES Indonesia)
Pengunjung tampak bersantai menikmati keindahan Danau Hijau Batu Piring. (Foto: Delfi Nihayah/TIMES Indonesia)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JEMBER – Tidak banyak orang tahu bahwa di Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jawa Timur ada sebuah danau yang letaknya tersembunyi. Danau tersebut bernama Danau Hijau Batu Piring.

Letak persis danau ini di Dusun Karang Paiton, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Advertisement

Dinamakan Danau Hijau Batu Piring karena permukaan air danau ini tampak berwarna hijau dan dikelilingi oleh bebatuan berbentuk pipih atau batu piring.

Danau-Hijau-Batu-Piring-2.jpg

Menurut keterangan masyarakat setempat, danau tersebut terbentuk dari bekas galian tambang batu piring yang ditinggalkan selama bertahun-tahun.

Lubang bekas galian tersebut kemudian perlahan-lahan terisi oleh air hujan, sehingga terbentuklah sebuah danau yang indah.

Lambat laun, danau tersebut menjadi ekosistem bagi sejumlah hewan air di sana. Masyarakat juga melepas ikan-ikan kecil ke danau tersebut. Sebuah kerja sama alam yang sangat indah.

Danau Hijau Batu Piring mulai banyak dikunjungi masyarakat sekitar lima tahun yang lalu.

Banyak pengunjung mengabadikan keindahan danau tersebut melalui jepretan kamera. Dan juga memamerkannya di media sosial.

Danau Hijau Batu Piring juga menjadi tempat memancing ikan oleh pengunjung yang hobi memancing.

Seperti yang dilakukan Guntur dan sejumlah temannya saat mengunjungi danau itu.

Danau-Hijau-Batu-Piring-3.jpg

Pemuda asal Desa Gumuksari itu mengaku hampir setiap minggu memancing di danau ini.

Menurut Guntur, Danau Hijau Batu Piring sempat sepi dari pengunjung. Namun, semenjak diberlakukannya New Normal danau itu kembali ramai dikunjungi orang.

"Sejak New Normal orang-orang mulai banyak yang ke sini. Tapi alhamdulillah tidak sampai berkerumun juga," ucap Guntur kepada TIMES Indonesia, Rabu (8/7/2020).

Guntur menerangkan bahwa Danau Hijau Batu Piring menjadi destinasi wisata yang murah. Karena masyarakat tidak perlu membayar untuk mengunjungi danau tersebut.

"Di sini belum ada harga tiketnya. Karena kan belum ada yang mengelola," imbuhnya.

Untuk mengunjungi danau ini, masyarakat dapat melewati jalur menuju Dusun Tlogosari sekitar 1 kilometer dari jalan raya.

Atau bisa juga melalui Stasiun Kotok yang tepat berada di sebelah timur Danau Hijau Batu Piring.

Guntur berharap agar masyarakat tetap menjaga kebersihan di Danau Hijau Batu Piring ini dengan tidak membuang sampah sembarangan. "Masyarakat boleh berkunjung ke sini, tapi pesan saya harus menjaga keasrian danau ini, seperti tidak buang sampah sembarangan di sini," pesan Guntur. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Dody Bayu Prasetyo
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES