Advertisement
Wisata

Kawah Ijen Tetap Jadi Favorit Wisatawan di Akhir Pekan

Wisata Kawah Ijen selalu menjadi primadona bagi para wisatawan baik lokal, interlokal dan mancanegara.

TIMES Indonesia,
Kawah Ijen Tetap Jadi Favorit Wisatawan di Akhir Pekan
Tampak sejumlah wisatawan mengabadikan momen saat berada di puncak Gunung Ijen, tempat wisata yang ada di Perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Wisata Kawah Ijen selalu menjadi primadona bagi para wisatawan baik lokal, interlokal dan mancanegara. Semenjak dibuka beberapa pekan lalu, situs geologi yang berada di perbatasan Bondowoso-Banyuwangi ini ramai diserbu pengunjung.

Apalagi libur Muharram yang bertepatan dengan hari weekend, membuat sejumlah warga dari berbagai daerah berkunjung ke gunung yang memiliki ketinggian 2.386 Mdpl (meter di atas permukaan laut) tersebut.

Advertisement

Seperti diakui wisatawan asal Surabaya, Hadiyono. Menurutnya, ia datang bersama empat temanya, untuk menikmati keindahan alam Pegunungan Ijen, untuk mengisi waktu cuti bersama yang berbarengan dengan weekend.

"Kami dari surabaya berangkat sekitar pukul 08.00 WIB malam. Sampai di Palduding sekitar Pukul 01.00 dini hari. Kita ngecamp di sana," katanya. 

Baru sekitar pukul 02.30 WIB. Pendakian ke puncak Ijen dibuka dengan membayar tiket sebesar Rp 7.500 per individu. "Kami pun berlima dan wisatawan yang lain mulai naik," imbuhnya.

Ia mengaku baru pertama ke Gunung Ijen. Ia ingin sekali melihat satu fenomena alam yang paling terkenal dari Gunung Ijen, yakni blue fire di dalam kawah yang terletak di puncaknya. 

"Namun kami terlalu siang sampai di puncak. Akhirnya tak turun ke kawah. Kami hanya berswafoto dari dekat bibir kawah. Tetap indah, dengan kepulan asap belerang dan hamparan gunug yang mempesona," paparnya.

Advertisement

Pendakian gunung ini bisa dimulai dari dua tempat. Pendaki bisa berangkat dari Banyuwangi ataupun dari Bondowoso.

"Kami lewat Bondowoso, menggunakan aplikasi google map. Alhamdulillah jalurnya mudah dan jalanya mulus," akunya.

Dijelaskannya juga, bahwa sebelum berangkat ia mencari tahu di internet, terkait pembukaan Kawah Ijen di tengah pandemi Covid-19.

"Di berita online banyak informasi, kalau Ijen sudah dibuka. Ya kami putuskan ke sini," paparnya saat dikonfirmasi, Minggu (23/8/2020). 

Untuk informasi, Gunung Ijen adalah sebuah gunung berapi yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Indonesia. Gunung yang terkenal dengan wisata Kawah Ijen ini memiliki ketinggian 2.386 mdpl, dan terletak berdampingan dengan Gunung Merapi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia