Tingkatkan Pendapatan Desa, Bumdes Bulurejo Jombang Berdayakan Wisata Desa
Tingkatkan pendapatan desa Bumdes Bulurejo, Diwek, Jombang memberdayakan wisata desa. Wisata ini merupakan wujud dari cita-cita kepala desa periode kemarin Ainur Rofiq yang kemudian didukung program pemerintah dalam pembangunan desa wisata.

JOMBANG – Tingkatkan pendapatan desa Bumdes Bulurejo, Diwek, Jombang memberdayakan wisata desa. Wisata ini merupakan wujud dari cita-cita kepala desa periode kemarin Ainur Rofiq yang kemudian didukung program pemerintah dalam pembangunan desa wisata.
Wisata tersebut dinamai Argowista Air Sumber Celeng. Nama tersebut diambil dari nama wilayah yang berada di Desa Bulurejo. Sekaligus mengenalkan sejarah kepada wisatawan mengenai asal usul nama di Desa Bulurejo. Mengingat dulu tempat tersebut banyak hewan babi atau celeng

Jombang memang bukan terletak di desa pesisir pantai sehingga wahana yang berbau air tidak dapat ditemui di jombang. Hal ini membuat ide untuk membuat wahana yang bernuasa air.
Wisata yang disajikan berupa arena kolam dayung, konsep kolam renang, kolam pancing, wisata kuliner dan UKMK akan diwujudkan dalam bentuk wisata edukasi. Selain wahana air terdapat wahana lain berupa lintasan untuk mini cross yang cocok untuk anak-anak pecinta adrenalin.
Ainur Rofiq mantan kepala desa periode kemarin sekaligus suami dari kepala desa sekarang menceritakan kepada TIMES Indonesia bahwa wisata ini dibentuk sebagai kepedulian terhadap perekonomian warga setempat dan pendapatan desa.
"Meskipun sekarang sudah tidak menjabat kepala desa. Ini menjadi tanggungjawab pribadi untuk membatu mensukseskan program dan cita-cita kita bersama dulu untuk membesarkan destinasi wisata desa kita," ungkapnya saat ditemui di tempat wisata Minggu (6/9/2020).
Meskipun masih tahap pembangunan destinasi wisata sudah banyak wisatawan yang mengunjungi. Wisata ini dikelola oleh bumdes dibantu dengan anggaran dana desa.

"Memang kita tidak membuka investor dari luar. Biar pendapatan bisa ke desa serta kita bisa memberdayakan masyarakat desa agar bisa berjualan disini kelak," bebernya.
Sementara ini biaya pembangunan sudah mencapai sekitar 2 miliar. Pembangunan dimulai dari tahun 2017 hingga sampai saat ini masih proses pembangunan.
"Kalau target pembangunan sampai kapan belum bisa ditentukan. Kedepannya terus diperbaiki hingga menjadi lebih baik," katanya
Sementara itu Ainur Rohman, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) mengatakan, wisata ini adalah wujud dari cita-cita masyarakat Bulurejo dari hasil keputusan musyawarah bersama sehingga harus dilaksanakan dan didukung bersama.
"Keputusan bersama pada saat musyawarah desa maka harus kita dukung sepenuhnya," ungkapnya.
Rohman berharap dengan adanya wisata desa ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Bulurejo. "Semoga bisa memberi dampak yang baik buat masyarakat desa. Istilahnya dari masyarakat kembali kemasyarakat lagi," pungkasnya mengenai Bumdes Bulurejo yang membentuk desa wisata Argowisata Air Sumber Celeng. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


