Omah Pang, Destinasi Unggulan Desa Wisata Nongkosawit

TIMESINDONESIA, SEMARANG – Satu spot unggulan di Desa Wisata Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah adalah Omah Pang. Lokasinya berada di RT 2 RW 1, sebelah utara Kantor Kelurahan Nongkosawit.
Warsono selaku Ketua Pokdarwis Kandang Gunung menyebut pembuatan spot yang berupa rumah kayu dari ranting pohon jati tersebut terinspirasi dari bangunan lampau di zaman nenek moyang jawa yang suka berpindah tempat.
Advertisement
"Omah Pang ini prototipe rumah jawa primitif. Jadi kami gambarkan sebagai rumah nenek moyang di zaman dulu yang suka berpindah," ungkapnya kepada TIMES Indonesia, Sabtu, (3/10/2020).
Warsono menambahkan jika Nama Omah Pang berasal dari dua kata dengan menggunakan bahasa jawa. Omah yang berarti rumah dan pang berarti ranting pohon. Selain itu kata pang juga dijabarkan memiliki makna tersendiri.
"Huruf P merupakan panggonan atau tempat. Huruf A berarti anak-anak. Huruf N artinya ngleluri atau menjaga seni budaya tradisional Jawa. Huruf G berarti guyub rukun," ungkapnya.
Dia menerangkan, Omah Pang ditujukan sebagai tempat bagi anak-anak untuk melestarikan seni budaya dan berinteraksi sosial. Hal ini dimaksudkan agar anak-anak terhindar dari ketergantungan terhadap gadget.
Proses pembuatan Omah Pang sendiri sekitar empat bulan. Berlangsung dari Januari hingga April 2019. Pang atau ranting yang digunakan ialah jenis kayu jati. Pemilihan ini karena menurut Warsono kayu jati adalah jenis kayu yang awet dan tahan lama. Selain itu, kayu jati merupakan bagian ciri khas kekayaan lokal Pulau Jawa.
Berkunjung ke Omah Pang terasa seperti kembali ke masa lampau. Bangunan di sekeliling terbuat dari kayu bersama rindang pepohonan yang menaungi. Bahkan alas bangunan bagian halaman rumah masih dibiarkan berselimutkan tanah liat.
Di Omah Pang juga terdapat area bermain anak-anak seperti egrang, dakon, blarak sempal, dan beberapa alat permainan tradisional lain. Omah Pang kini juga terbuka bagi semua kalangan. Masuk pun tak dikenakan biaya.
"Kalau datang perorangan untuk berswafoto, Omah Pang ini masih gratis. Namun kalau pengunjung datangnya bersama atau ambil jenis paketan wisata Nongkosawit, Omah Pang masuk dalam retribusi," tambahnya.
Di Desa Wisata Nongkosawit, ada beberapa spot wisata menarik lain selain Omah Pang. Di antaranya river tubing di Kali Jedung, pemandangan Curug Mahtukung, sawah terasering, permainan tubruk ikan, dan wisata tanam padi. (*)
**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |
Publisher | : Rochmat Shobirin |