Advertisement
Wisata

Pillbox di Desa Dadap Indramayu akan Dipercantik Sebagai Destinasi Wisata

Pillbox Belanda atau benteng pertahanan yang ada di pantai Dadap, Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, akan disulap menjadi destinasi wisata dan ruang terbuka hijau (RTH).

TIMES Indonesia,
Pillbox di Desa Dadap Indramayu akan Dipercantik Sebagai Destinasi Wisata
Pantai Desa Dadap Indramayu. (Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
A-AA+

INDRAMAYU Pillbox Belanda atau benteng pertahanan yang ada di pantai Dadap, Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, akan disulap menjadi destinasi wisata dan ruang terbuka hijau (RTH). Sehingga, selain menampilkan wisata pantainya, juga ada tempat bersejarahnya.

Menurut Kuwu Desa Dadap, Asyriqin Syarif Wahadi, Pillbox Belanda yang ada di Desa Dadap ini merupakan peninggalan sejarah yang sangat penting. Karena itu, harus dijaga kelestariannya dan tidak musnah. Karena itu, dengan membuatnya sebagai destinasi wisata, maka akan menjaga kelestariannya.

Advertisement

Asyriqin menjelaskan, saat ini pembangunan destinasi wisata dan RTH sedang dalam proses. Di sekitar Pillbox sudah diberi parit batu, sebagai penahan ombak apabila terjadinya pasang. Nantinya, akan ada kolam renang untuk anak-anak, lapangan voli atau basket, lapangan futsal, serta ditunjang dengan ruko-ruko yang ada.

Pantai Dadap a

"Nantinya juga akan diberi taman untuk mempercantik, dengan Pillbox ini sebagai ikonnya," jelasnya kepada TIMES Indonesia, Minggu (20/12/2020).

Dengan adanya destinasi wisata ini, lanjutnya, maka bisa memulihkan perekonomian masyarakat di Desa Dadap. Pasalnya, selama Pandemi Covid-19 ini perekonomian nasional mengalami kemerosotan, termasuk pariwisata. Sehingga, banyak masyarakat yang terdampak.

Karena itu, tambahnya, ekonomi masyarakat bisa kembali pulih dengan adanya wista baru ini. Apalagi, dengan adanya Pillbox sebagai bangunan bersejarah, menambah nilai lebih bagi pantai Desa Dadap.

Advertisement

"Kita mendapatkan anggaran Rp 300 hingga Rp 400 juta. Diharapkan 2021 bisa selesai semua dan bisa dimanfaatkan untuk wisata," harapnya.

Dirinya juga berharap, Pillbox lainnya di desa Dadap bisa diselamatkan. Karena saat ini, baru satu saja yang terselamatkan, dari 6 Pillbox yang tersebar.

"Infonya ada 6 Pillbox Belanda, tapi baru 3 yang ditemukan, dan baru 1 yang diselamatkan, karena terbatasnya anggaran," jelasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia