Desa Wisata Ohoider Atas, One Stop Destination
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus berupaya mengembangkan desa wisata sebagai bagian dari keragaman kekayaan pariwisata di wilayah perbatasan Indonesia. Salah satunya di Desa Wisata Ohoider Atas, Kecamatan Kei Kecil.

LANGGUR – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus berupaya mengembangkan desa wisata sebagai bagian dari keragaman kekayaan pariwisata di wilayah perbatasan Indonesia. Salah satunya di Desa Wisata Ohoider Atas, Kecamatan Kei Kecil.
Desa Ohoider Atas adalah salah satu dari 25 desa wisata yang sedang dikembangkan oleh Pemkab Maluku Tenggara. Letaknya yang relatif dekat dari Kota Langgur, ibukota Kabupaten Maluku Tenggara, dan juga Bandar Udara Karel Sadsuitubun atau Bandara Ibra, merupakan salah satu kelebihan dari Desa Ohoider Atas.

Selain itu, Desa Ohoider Atas juga dekat dengan beberapa destinasi unggulan pariwisata di Maluku Tenggara seperti Pantai Ohoidertawun, Pantai Ngursarnadan Ohoililir, Desa Wisata Letman YTR, Bukit Masbait, dan Pantai Ngurbloat.
Dilihat dari lokasi dan posisi yang relatif berdekatan dengan berbagai objek wisata, boleh dibilang ini adalah One Stop Destination.
Daya tarik lainnya adalah keberadaan pantai yang sangat lebar mencapai 1 km pada saat air surut. Karena begitu lebarnya pantai, bisa dipakai sebagai lapangan, volly pantai, dan olahraga lainnya.

Satu lagi yang tidak kalah menarik adalah lukisan dinding atau cliff painting. Konon kabarnya, menurut penelitian arkeologi, lukisan ini telah berusia lebih 40 ribu tahun. Berbagai macam corak lukisan seperti perahu, orang menari, matahari, cicak dan motif lainnya.
"Diidentifikasi jumlahnya lebih dari 1000 lukisan," ujar Kabid Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Budhi Toffi kepada TIMES Indonesia, Senin (21/12/2020).

Untuk sarana akomodasi, disediakan juga homestay dan penginapan seperti Savana Cottage, Lusy house, Lucky Hut, yang semuanya ada di sekitar Pantai Ohoider Tawun.
Sebagai tambahan informasi, pada tahun 2019, Desa Wisata Ohoider Atas pernah dijadikan sebagai venue pelaksanaan Festival Pesona Meti Kei, sebuah agenda pariwisata yang diselenggarakan oleh Pemkab Maluku Tenggara. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

