Advertisement
Wisata

Pesona Klenteng Sanggar Agung Surabaya, Patung Dewi Kwan IM Berdiri Di Tepi Pantai

Tahun Baru Imlek 2021 atau Imlek tahun 2572 hanya menghitung beberapa hari lagi yakni 12 Februari 2021. Menjelang Imlek, di Surabaya ada sebuah klenteng yang juga menjadi ikon Pariwisata Surabaya yakni Klenteng Sanggar Agung Surabaya atau Klenteng Hong So

TIMES Indonesia,
Pesona Klenteng Sanggar Agung Surabaya, Patung Dewi Kwan IM Berdiri Di Tepi Pantai
Suasana Patung Dewi Kwan Im dan 2 Ular Naga di Klenteng Sanggar Agung. (Foto: Khusnul Hasana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Tahun Baru Imlek 2021 atau Imlek tahun 2572 hanya menghitung beberapa hari lagi yakni 12 Februari 2021. Menjelang Imlek, di Surabaya ada sebuah klenteng yang juga menjadi ikon Pariwisata Surabaya yakni Klenteng Sanggar Agung Surabaya atau Klenteng Hong Song Tang.

Klenteng ini berdiri di tepi laut Surabaya tepatnya di Pantai Ria Kenjeran. Bukan sekedar tempat ibadah umat Konghucu, di klenteng tersebut terdapat patung Dewi Kwan Im berdiri megah dengan tinggi 20 meter membelakangi laut.

Advertisement

Konon pembangunan patung Dewi Kwan Im dikarenakan ada seorang karyawan Sanggar Agung yang melihat sesosok wanita berjubah putih berjalan di atas air saat sedang menutup Klenteng pada malam hari. Wanita tersebut dipercaya sebagai Dewi Kwan Im.

Suasana Patung Dewi Kwan Im b

Selain patung Dewi Kwan Im yang berdiri dengan megah, juga terdapat beberapa patung yang terlihat berada di kanan dan kiri patung Dewi Kwan Im. Seperti sedang mengawal patung Dewi Kwan Im.

Pesona Indah Klenteng Sanggar agung juga ditambah dengan patung 2 ular naga yang berada di bawa patung Dewi Kwan Im. Sehingga terlihat sangat cantik jika berfoto diantara 2 ular naga tersebut.

Apalagi jika berfoto saat matahari terbit. Seakan sedang berada di negeri Cina dengan cahaya kuning yang menyebar sehingga terkihat sangat indah jika kita berfoto di bawah patung Dewi Kwan Im.

Advertisement

Tidak berhenti di situ, Klenteng Sanggar Agung Surabaya juga tetlihat berbeda jika dibanding dengan Klenteng pada umumnya. Terlihat dari depan nampak seperti Pura, namun ketika masuk kedalam halamannya masih belum nampak suasana klenteng. Namun ketika masuk ke dalam tempat ibadah terasa sekali suasana klenteng yang kental.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

K
PenulisKhusnul Hasana (MG-242) Penulis TIMES Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia