Advertisement
Wisata

Pantai Nanggelan, Surga Tersembunyi di Selatan Jember

Hal yang indah kerap kali didapatkan dengan proses yang tidak mudah. Hal tersebut menjadi gambaran Pantai Nanggelan Jember.

TIMES Indonesia,
Pantai Nanggelan, Surga Tersembunyi di Selatan Jember
Pemandangan alam yang eksotis di Pantai Nanggelan, selatan Jember. (FOTO: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)
A-AA+

JEMBER Hal yang indah kerap kali didapatkan dengan proses yang tidak mudah. Hal tersebut menjadi gambaran Pantai Nanggelan Jember.

Pantai Nanggelan berada di Dusun Blater, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo.

Advertisement

Memiliki akses jalan yang sulit, dan harus mendaki bukit dulu untuk menikmatinya, membuat pantai ini jarang dijamah oleh wisatawan. 

Dalam perjalanan menuruni bukit, suasana pantai mulai terasa.

Terdengar bunyi ombak yang begitu jelas disertai dengan birunya laut yang memanjakan mata. 

Siluet-wisatawan-tengah-menikmati-keindahan-Pantai-Nanggelan-di-tendanya.jpg

Siluet wisatawan tengah menikmati keindahan Pantai Nanggelan di tendanya. (FOTO: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)

Advertisement

Salah seorang wisatawan, M. Ramadhan, Mahasiswa UIN KHAS Jember asal Gresik tersebut mengaku tidak bosan untuk kembali ke Pantai Nanggelan meskipun aksesnya terbilang sulit. 

"Saya sudah ke sini empat kali, tidak bosan, karena memang pantainya bagus. Ya, meskipun jalannya susah," paparnya. 

Ia menambahkan, untuk bisa menikmati pantai yang indah ini harus mendaki bukit terlebih dahulu dengan medan yang lumayan curam.

"Karena pantai ini letaknya di balik bukit," imbuhnya. 

Ia berharap, pemerintah bisa memperbaiki akses menuju Pantai Nanggelan dan mengelolanya dengan baik.

Pasalnya, pantai tersebut masih dikelola oleh warga setempat. 

Hal senada diungkap Miftah, salah satu wisatawan yang nge-camp di Pantai Naggelan.

Ia mengatakan pantai tersebut sangat bagus dan cocok untuk me-refresh mood. 

Pengunjung-di-Pantai-Nanggelan.jpg

Pengunjung di Pantai Nanggelan dapat mendirikan tenda pribadi untuk menikmati keindahan pantai sambil bermalam. (FOTO: Siti Nur Faizah/TIMES Indonesia)

"Bagus dan cocok sekali buat me-refresh mood, seperti pantai pribadi, tapi memang harus mendaki dulu, kalau musim hujan pasti licin," ujarnya. 

Pantai Nanggelan sering menjadi tempat berkemah bagi para penggila petualang.

Mereka datang untuk menyepi dari keramaian, menikmati malam, melihat bintang, dan menunggu datangnya pagi. 

Bagi pengunjung yang hendak mendirikan tenda bisa langsung mendirikan diarea bibir pantai yang luas dengan pasir yang putih dan bersih dari sampah. 

Tiket masuk ke Pantai Nanggelan dibanderol sebesar Rp15 ribu per sepeda bagi yang tidak bermalam.

Jika bermalam, tiket masuknya sebesar Rp25 ribu. 

Pantai Nanggelan memiliki daya tarik tersendiri bagi orang yang memiliki jiwa petualang.

Keindahannya bisa membuat mereka datang kembali untuk menikmati pesona alam Pantai Nanggelan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Siti Nur Faizah
PenulisSiti Nur FaizahSarjana Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Jurnalis TIMES Indonesia di Surabaya sejak 2021. Aktif menulis di Pemerintahan, Politik, Hukum, Pendidikan, Seni, Budaya dan Isu Nasional
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia